Keuangan.id – 16 April 2026 | Bank Amar (AMAR) mengumumkan langkah barunya di dunia hiburan dengan menjadi sponsor utama film karya sutradara Joko Anwar berjudul "Ghost in the Cell" yang dijadwalkan rilis pada tahun 2026. Keputusan ini merupakan bagian dari strategi diversifikasi usaha yang bertujuan memperluas jejak bank di sektor kreatif.
Alasan di Balik Keputusan
Manajemen Amar Bank menilai industri film memiliki potensi pertumbuhan yang signifikan, terutama dengan meningkatnya konsumsi konten digital di Indonesia. Dengan terlibat dalam produksi film, bank berharap dapat meningkatkan brand awareness di kalangan generasi milenial dan Gen Z, sekaligus membuka peluang kerjasama dengan perusahaan produksi, agensi pemasaran, dan platform streaming.
Dampak Terhadap Kinerja Keuangan
Direksi memperkirakan sponsor film ini dapat menambah nilai non‑interest income melalui peningkatan aktivitas pemasaran, penjualan produk perbankan khusus kreator, serta peluang pendapatan dari hak cipta dan lisensi. Proyeksi internal menunjukkan kenaikan laba bersih sebesar 3‑5% pada akhir tahun fiskal berikutnya, asalkan film berhasil menarik penonton yang luas.
Risiko dan Tantangan
- Ketidakpastian respons pasar film yang bersifat artistik.
- Fluktuasi biaya produksi dan distribusi.
- Persaingan ketat dengan sponsor lain di industri hiburan.
Bank Amar menegaskan komitmennya untuk mengelola risiko tersebut melalui evaluasi berkala dan penyesuaian strategi pemasaran. Jika berhasil, langkah ini diharapkan menjadi contoh bagi lembaga keuangan lain yang ingin merambah sektor kreatif.
Secara keseluruhan, sponsor film "Ghost in the Cell" menjadi simbol ambisi Amar Bank untuk tidak hanya meningkatkan kinerja keuangan, tetapi juga berperan aktif dalam ekosistem budaya Indonesia.











