Keuangan.id – 17 April 2026 | Bank Banten (BBTN) menunjukkan hasil keuangan yang menggembirakan pada kuartal pertama 2026. Laba bersih tercatat naik 22,6% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, mencapai sekitar Rp1,1 triliun. Peningkatan ini didorong oleh perbaikan margin bunga bersih, penurunan rasio non‑performing loan, serta peningkatan pendapatan non‑bunga.
| Kuartal | Laba Bersih (Rp) | Pertumbuhan YoY |
|---|---|---|
| I‑2026 | 1,1 triliun | +22,6% |
Berbagai analis pasar saham menilai kinerja tersebut sebagai sinyal positif bagi investor. Berikut rangkuman rekomendasi dan target harga yang diberikan:
- Analisis XYZ memperkirakan harga saham BBTN dapat mencapai Rp5.200 dalam enam bulan ke depan, dengan rekomendasi “Buy”.
- Firma ABC menilai prospek pertumbuhan laba berkelanjutan dan menyarankan target Rp4.800 dalam jangka menengah, mengusulkan status “Hold”.
- Bank Investasi DEF memberikan outlook positif, menargetkan Rp5.500 dalam satu tahun dengan rating “Buy” karena ekspektasi kenaikan pendapatan bunga.
Investor yang mempertimbangkan masuk atau menambah posisi di BBTN diharapkan menilai faktor risiko seperti perubahan suku bunga Bank Indonesia, kondisi ekonomi regional, dan kualitas aset bank. Dengan fundamental yang kuat dan proyeksi pertumbuhan laba yang konsisten, BBTN menjadi pilihan menarik bagi mereka yang mencari eksposur di sektor perbankan regional.











