Keuangan.id – 16 April 2026 | Bank BTN melaporkan laba bersih sebesar Rp1,1 triliun pada kuartal I tahun 2026, menunjukkan kenaikan 22,6% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Lonjakan ini didorong oleh pertumbuhan pendapatan bunga bersih yang mencapai 13% serta peningkatan efisiensi operasional.
Rincian Kinerja Kuartal I 2026
| Keterangan | Kuartal I 2025 | Kuartal I 2026 | Pertumbuhan |
|---|---|---|---|
| Laba Bersih | Rp 900 miliar | Rp 1,1 triliun | 22,6 % |
| Pendapatan Bunga Bersih | Rp 2,3 triliun | Rp 2,6 triliun | 13 % |
| Biaya Operasional | Rp 600 miliar | Rp 620 miliar | 3,3 % |
Penurunan biaya operasional relatif lebih kecil dibandingkan peningkatan pendapatan, sehingga margin laba bersih mengalami perbaikan signifikan. BTN juga mencatat peningkatan kredit produktif yang mendukung pertumbuhan pendapatan bunga.
Manajemen BTN menilai hasil ini sebagai bukti keberhasilan strategi fokus pada pembiayaan rumah dan usaha mikro, serta peningkatan digitalisasi layanan perbankan. Ke depannya, bank menargetkan pertumbuhan laba tahunan di atas 20% dengan memperkuat portofolio kredit dan mengoptimalkan biaya.











