Keuangan.id – 16 Maret 2026 | Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah sebesar 5,91% pada pekan 9-13 Maret 2026 dan menutup pada level 7.137,21, turun dari 7.585,68 pekan sebelumnya. Penurunan ini juga memicu penurunan kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) sebesar 6,96% menjadi Rp12,678 triliun.
Berikut lima saham yang menjadi pemberat utama pergerakan IHSG selama pekan tersebut:
- PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) menyumbang penurunan terbesar sebesar 52,74 poin, dengan harga saham turun 18,45%.
- PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) memberikan kontribusi penurunan 35,65 poin, sementara sahamnya turun 19,18%.
- PT Dian Swastika Sentosa Tbk (DSSA) menurunkan IHSG sebesar 29,99 poin; harga sahamnya melemah 11,24%.
- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) memberikan tekanan sebesar 25,15 poin, dengan penurunan harga saham 4,36%.
- PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) berkontribusi 23,14 poin pada penurunan indeks, dan sahamnya turun 6,9%.
Aktivitas perdagangan di BEI juga menurun signifikan. Rata‑rata volume transaksi harian turun 25,49% menjadi 31,55 miliar lembar saham, frekuensi transaksi harian berkurang 31,54% menjadi 1,87 juta kali, dan nilai transaksi harian menurun 31,10% menjadi Rp17,20 triliun.
Investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp117,17 miliar pada hari Jumat (13 Maret) dan total net sell sepanjang tahun 2026 mencapai Rp8,85 triliun.
Penurunan indeks dan aktivitas perdagangan ini mencerminkan sentimen pasar yang hati‑hati di tengah kondisi ekonomi global dan domestik yang masih bergejolak.











