Keuangan.id – 06 April 2026 | Jumat, 3 April 2026, pukul 07.30 WIB, Jalan Utan Jati, Kalideres, Jakarta Barat menjadi saksi tragedi lalu lintas yang menewaskan seorang penumpang sepeda motor. Truk dinas milik satuan Kima Menzikon/CRK Pusziad TNI Angkatan Darat menabrak sepeda motor Honda yang dikendarai oleh seorang perempuan berusia 51 tahun, Ani Maryati, yang sedang dibonceng oleh Kartini (39). Ani Maryati tewas di tempat, sementara Kartini mengalami luka-luka ringan.
Menurut keterangan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono, truk tersebut sedang menjalankan tugas mengantar siswa SDN 05 Kalideres ke lokasi LDKS Pramuka di Cisarua, atas permintaan resmi sekolah. Pada saat kejadian, sepeda motor berusaha menyalip truk dari sisi kiri, namun kehilangan kendali dan terjatuh tepat di depan truk. Brigjen Donny menegaskan bahwa indikasi awal tidak menunjukkan unsur kesengajaan; peristiwa tersebut murni kecelakaan lalu lintas.
Pemeriksaan Pengemudi
Setelah insiden, sopir truk melaporkan diri ke satuan masing-masing dan kini tengah menjalani pemeriksaan oleh Denpolmil I Tangerang. Brigjen Donny menambahkan bahwa proses penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan. Jika hasil penyelidikan menemukan kelalaian, sopir akan diproses secara tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku, tanpa pandang bulu.
Bantuan dan Santunan
TNI AD telah menyalurkan bantuan kepada korban luka berupa biaya pengobatan serta penyelesaian secara kekeluargaan. Bagi keluarga korban meninggal, satuan Menzikon/CRK Pusziad telah melakukan takziah secara langsung, menyampaikan permohonan maaf, dan memberikan santunan sebagai bentuk empati dan tanggung jawab. Bantuan tersebut disampaikan oleh perwakilan satuan yang mengunjungi keluarga korban pada hari berikutnya.
Reaksi Masyarakat dan Penegakan Hukum
Kasus ini menuai sorotan publik, terutama mengingat beberapa insiden lain yang melibatkan personel TNI dalam seminggu terakhir. Warga Kalideres menuntut transparansi dan penegakan hukum yang adil. Pihak kepolisian, melalui Polres Metro Jaya, turut melakukan penyelidikan dan memverifikasi rekaman CCTV yang menunjukkan sepeda motor berada di sisi kiri jalan sebelum terjepit roda depan truk. Penyidik menegaskan pentingnya mengumpulkan bukti saksi mata serta data teknis kendaraan.
Brigjen Donny menegaskan komitmen TNI AD untuk berkoordinasi erat dengan kepolisian dalam rangka menjamin objektivitas proses hukum. “Koordinasi dengan pihak kepolisian dilakukan untuk memastikan penanganan peristiwa berjalan secara obyektif, transparan, dan sesuai ketentuan hukum,” ujar Donny dalam keterangan resmi.
Selain fokus pada penyelidikan, TNI AD juga mengingatkan pentingnya keselamatan berkendara bagi semua pihak, termasuk personel militer yang mengemudikan kendaraan dinas. Brigjen Donny menambahkan bahwa satuan Kima Menzikon akan memperketat prosedur keselamatan sebelum melakukan tugas pengantaran siswa atau kegiatan lain yang melibatkan kendaraan berat di area publik.
Kasus truk TNI yang menabrak motor di Kalideres menegaskan kembali perlunya sinergi antara institusi militer, kepolisian, dan masyarakat untuk mencegah kecelakaan serupa di masa depan. Penegakan hukum yang adil serta pemberian santunan yang tepat kepada korban menjadi indikator utama dalam menilai respons institusi terhadap tragedi ini.
Dengan proses hukum yang masih berjalan, publik diharapkan dapat menunggu hasil final penyelidikan sebelum menilai kesalahan secara definitif. Sementara itu, keluarga korban Ani Maryati kini menerima dukungan moral dan material, sementara pihak TNI AD berkomitmen untuk terus meningkatkan standar keselamatan dalam operasional kendaraan dinas.











