Keuangan.id – 06 Juni 2026 | Kementerian ESDM mengakui bahwa transisi energi di Indonesia masih menghadapi tantangan besar. Hal ini terlihat dari dominasi batu bara dalam bauran listrik nasional, yang mencapai 64,87 persen. Kondisi ini menunjukkan bahwa upaya transisi ke energi yang lebih ramah lingkungan masih belum berjalan dengan cepat.
Transisi energi merupakan proses penting untuk mengurangi ketergantungan pada sumber energi fosil dan mengurangi emisi gas rumah kaca. Namun, proses ini memerlukan waktu dan investasi yang signifikan. Pemerintah Indonesia telah menargetkan untuk meningkatkan penggunaan energi terbarukan dalam bauran energinya, namun tantangan masih banyak.
Batu bara masih menjadi sumber energi utama di Indonesia karena cadangannya yang melimpah dan biaya produksinya yang relatif murah. Namun, penggunaan batu bara juga memiliki dampak negatif pada lingkungan dan kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, perlu upaya yang lebih serius untuk mengurangi ketergantungan pada batu bara dan meningkatkan penggunaan energi terbarukan.











