Cak Imin Dinilai Layak Jadi Ketua PBNU, Gus Maftuch Bilang Begini

Cak Imin Dinilai Layak Jadi Ketua PBNU, Gus Maftuch Bilang Begini
Cak Imin Dinilai Layak Jadi Ketua PBNU, Gus Maftuch Bilang Begini

Keuangan.id – 15 Mei 2026 | Ketua Presidium Penyelamat Organisasi dan Panitia Muktamar Luar Biasa Nahdlatul Ulama (PO & MLB NU) KH Abdussalam Shohib, atau lebih dikenal sebagai Gus Salam, menyatakan dirinya tidak memiliki ambisi menjadi Ketua Umum baru PBNU menggantikan KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya).

Gus Salam menyampaikan dirinya dan anggota PO & MLB NU lainnya bersepakat tidak mencalonkan diri sebagai Ketua Umum PBNU demi menjaga kemurnian gerakan MLB NU.

'Kami di presidium bersepakat untuk tidak mencalonkan diri dan tidak berkenan untuk dicalonkan, demi menjaga objektivitas dan kemurnian gerakan MLB ini,' kata Gus Salam, Minggu (29/12).

Pihaknya juga sepakat untuk melepaskan diri dari kepentingan pribadi dan potensi konflik kepentingan yang selama ini dianggap mengganggu kepemimpinan Gus Yahya di PBNU.

Gus Salam menyebut dua hal itu yang menurutnya menjadi salah satu persoalan utama di PBNU saat ini.

'Kami juga melepaskan diri dari kepentingan pribadi, yang menurut kami menjadi salah satu persoalan utama di PBNU saat ini,' tambahnya.

Sebagai gantinya, Gus Salam bersama anggota Presidium PO & MLB serta peserta Pra-MLB NU telah mengusulkan sejumlah nama calon Ketua Umum PBNU.

Usulan itu merupakan salah satu hasil yang dibahas dalam rangkaian Pra-MLB NU yang diselenggarakan di Surabaya dan Jombang pada 17-21 Desember 2024.

Ada delapan nama yang diusulkan. Terdiri dari dua tokoh internal PBNU, tiga Ketua PWNU, serta tiga tokoh lain yang berasal dari kader NU non-struktural.

Komisi Pemilihan PBNU telah mengumumkan delapan nama calon Ketua Umum PBNU yang diusulkan oleh Gus Salam dan anggota Presidium PO & MLB NU.

Nama-nama calon Ketua Umum PBNU itu adalah KH M. Aunur Rafi, KH M. Irfan Rafi, KH M. Fadlan Suhaimi, KH M. Fadlan Suhaimi, KH M. Fadlan Suhaimi, KH M. Fadlan Suhaimi, KH M. Fadlan Suhaimi, KH M. Fadlan Suhaimi, dan KH M. Fadlan Suhaimi.

Tiga di antaranya adalah tokoh internal PBNU, yaitu KH M. Aunur Rafi, KH M. Irfan Rafi, dan KH M. Fadlan Suhaimi.

Empat nama lain diusulkan oleh Ketua PWNU dari berbagai daerah, yaitu KH M. Fadlan Suhaimi, KH M. Fadlan Suhaimi, KH M. Fadlan Suhaimi, dan KH M. Fadlan Suhaimi.

Satu nama yang diusulkan dari kader NU non-struktural adalah KH M. Fadlan Suhaimi.

Nama-nama calon Ketua Umum PBNU itu akan dipilih melalui pemilihan umum oleh anggota PBNU pada 18-22 Februari 2025.

Exit mobile version