Keuangan.id – 14 April 2026 | PT AKRA Gas Polymers Tbk (AKRA) mengumumkan percepatan transformasi model bisnisnya menjelang akhir 2024. Perubahan strategi menitikberatkan pada peningkatan pendapatan dari segmen utilitas, yang telah mencatat pertumbuhan sebesar 129% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Berbagai analis pasar menilai langkah tersebut sebagai upaya diversifikasi yang dapat memperkuat fundamental perusahaan. Sebagai konsekuensi, mereka menaikkan target harga saham AKRA menjadi Rp1.600 per lembar, naik dari estimasi sebelumnya.
Berikut rangkuman poin penting:
- Utilitas tumbuh 129% berkat kontrak baru di sektor energi terbarukan.
- Target harga saham dinaikkan menjadi Rp1.600.
- Proyeksi laba bersih tahun 2025 diperkirakan mencapai Rp2,47 triliun.
- Margin operasional diprediksi akan meningkat seiring efisiensi biaya.
Proyeksi keuangan utama yang disampaikan analis:
| Tahun | Laba Bersih (Rp Triliun) | Target Harga (Rp) |
|---|---|---|
| 2024 | 1,80 | 1.500 |
| 2025 | 2,47 | 1.600 |
Para investor diharapkan dapat memanfaatkan momentum positif ini dengan meninjau kembali alokasi portofolio mereka. Namun, tetap penting untuk memperhatikan risiko eksternal seperti fluktuasi harga komoditas dan kebijakan regulasi energi.











