Berita  

TNI AD Berperan Penting dalam Meningkatkan Kesehatan Masyarakat dan Mengenang Jasa Wismoyo Arismunandar

TNI AD Berperan Penting dalam Meningkatkan Kesehatan Masyarakat dan Mengenang Jasa Wismoyo Arismunandar
TNI AD Berperan Penting dalam Meningkatkan Kesehatan Masyarakat dan Mengenang Jasa Wismoyo Arismunandar

Keuangan.id – 21 Mei 2026 | Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) terus berperan aktif dalam meningkatkan kesehatan masyarakat melalui berbagai program, salah satunya adalah program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD). Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat dengan cara membantu penyediaan air bersih dan sanitasi di daerah-daerah terpencil.

KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa menerima penghargaan dari Menkes Terawan Agus Putranto karena terlibat langsung dalam upaya percepatan layanan sanitasi berbasis masyarakat. Andika pun memanfaatkan program TMMD untuk membantu Kementerian Kesehatan dalam upaya percepatan layanan sanitasi total berbasis masyarakat (STBM).

Program TMMD dilaksanakan tiga kali dalam setahun pada 50 titik di seluruh Indonesia, dengan lama setiap pelaksanaan satu bulan dan melibatkan 150 orang pada setiap titik. Mantan Pangkostrad ini ingin kegiatan TMMD dimasukkan program STBM, sehingga dapat menghemat biaya.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman menginginkan agar atlet-atlet di Tanah Air terus meneladani semangat yang ditinggalkan tokoh olahraga almarhum Wismoyo Arismunandar. Wismoyo Arismunandar merupakan salah satu tokoh olahraga nasional yang pernah memimpin KONI Pusat pada periode 1995-1999 dan 1999-2003.

KONI Pusat menggelar acara haul untuk menenang lima tahun wafatnya Wismoyo Arismunandar. Acara haul itu digelar di Lantai 12 kantor KONI Pusat di Senayan, Jakarta, pada Rabu siang. Banyak tokoh olahraga penting yang hadir pada acara tersebut.

Di bidang ekonomi, nilai tukar rupiah diproyeksikan bergerak fluktuatif pada penutupan perdagangan Kamis, 21 Mei 2026 di tengah respons pasar terhadap pidato Presiden Prabowo Subianto terkait target pertumbuhan ekonomi nasional serta keputusan terbaru Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan.

Presiden Prabowo Subianto mengungkap potensi kerugian negara akibat praktik kecurangan ekspor selama periode 1991 hingga 2024 mencapai 908 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp15.400 triliun.

Kesimpulan

TNI AD berperan penting dalam meningkatkan kesehatan masyarakat melalui program TMMD dan mengenang jasa Wismoyo Arismunandar yang telah meninggal dunia. Sementara itu, di bidang ekonomi, nilai tukar rupiah diproyeksikan bergerak fluktuatif dan potensi kerugian negara akibat kecurangan ekspor mencapai triliunan rupiah.

Exit mobile version