Keuangan.id – 01 April 2026 | Ketika banyak wajah baru muncul di skuad Timnas Indonesia, satu nama tetap menjadi sandaran utama di lini belakang: Rizky Ridho. Bek berusia 22 tahun ini berhasil menancapkan diri sebagai tulang punggung pertahanan Garuda, baik dalam kompetisi domestik maupun pada ajang internasional FIFA Series 2026 yang menjadi ujian pertama pelatih asal Inggris, John Herdman.
Penampilan Konsisten di FIFA Series 2026
Pada laga pembuka melawan Saint Kitts and Nevis di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Rizky Ridho bersama Dony Tri Pamungkas mengawal lini belakang dengan disiplin tinggi. Timnas Indonesia mencatat kemenangan telak 4-0, berkat kontribusi ofensif Beckham Putra yang mencetak dua gol. Dua hari kemudian, dalam laga final melawan Bulgaria, Rizky kembali menjadi starter sementara Dony dan Beckham masuk dari bangku cadangan. Meskipun Garuda harus menelan kekalahan tipis 0-1, performa Rizky tetap stabil, mencatatkan total 180 menit bermain tanpa diganti – satu‑satunya pemain yang menempuh waktu penuh di kedua pertandingan.
Puji-pujian John Herdman
John Herdman tidak ragu menyoroti kualitas tiga pemain muda itu, terutama Rizky Ridho. Pelatih mengungkapkan bahwa ketiga pemain memiliki potensi besar untuk menjadi pemain top, namun menekankan bahwa Rizky adalah “bek tengah paling terpercaya” dalam skema taktisnya. “Mereka menunjukkan kepercayaan diri tinggi dan terus berkembang. Saya percaya kepada mereka untuk mengekspresikan diri di lapangan,” kata Herdman dalam konferensi pers pasca‑laga.
Latar Belakang dan Perjalanan Karier
Rizky memulai kariernya di Persebaya Surabaya, tempat ia dikenal lewat sebutan “tempaan” karena gaya bermainnya yang agresif namun terkontrol. Keberhasilannya di klub asal Surabaya membuka jalan bagi transfer ke Persija Jakarta, di mana ia menjadi bagian tak terpisahkan dari pertahanan. Konsistensi dan etos kerja tinggi membuatnya masuk radar Timnas sejak era Shin Tae‑yong, dan kini ia tetap menjadi pilihan utama di era John Herdman.
Peran Kunci di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Menjelang fase kualifikasi Piala Dunia 2026, Indonesia akan menghadapi Australia dan Bahrain. Pelatih Herdman menegaskan bahwa keberadaan Rizky di lini tengah sangat krusial untuk menahan serangan lawan yang memiliki kecepatan dan kekuatan fisik tinggi. Dengan pengalaman bermain penuh 180 menit dalam dua laga penting, Rizky diyakini mampu memberikan kestabilan defensif dan membantu transisi serangan.
Harapan Masa Depan
Keberhasilan Rizky Ridho tidak hanya menginspirasi generasi muda, tetapi juga menegaskan bahwa talenta lokal masih sangat berharga di tengah maraknya pemain yang berkarier di luar negeri. Jika konsistensi ini berlanjut, tidak menutup kemungkinan Rizky akan menarik perhatian klub-klub Asia atau Eropa, memperluas jejaknya di panggung internasional. Bagi penggemar sepak bola Indonesia, sosoknya menjadi simbol kerja keras, disiplin, dan dedikasi yang dapat mengantar Garuda ke panggung Piala Dunia.
Dengan dukungan pelatih, rekan satu tim, dan dukungan publik, Rizky Ridho tampaknya siap menulis bab selanjutnya dalam sejarah Timnas Indonesia, menjadikan pertahanan Garuda lebih solid di setiap kompetisi yang dihadapi.











