Keuangan.id – 10 April 2026 | Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan komitmen untuk menggerakkan sektor produksi, pengolahan, dan distribusi produk makanan laut (PVML) agar berperan aktif dalam dua inisiatif sosial pemerintah, yakni Program Kopdes Merah Putih dan Makan Bergizi Gratis (MBG). Kedua program tersebut dirancang untuk meningkatkan gizi anak-anak dan mendukung ketahanan pangan di wilayah pedesaan.
Dalam pertemuan yang diadakan pada awal April 2024, pimpinan OJK menyampaikan bahwa dukungan finansial dari industri PVML diperkirakan mencapai ratusan miliar rupiah. Target tersebut mencakup pembiayaan infrastruktur penyimpanan, distribusi, serta subsidi bahan baku bagi petani kopi dan produsen makanan bergizi yang terlibat dalam program Kopdes Merah Putih.
Berikut poin-poin utama yang disampaikan OJK:
- Skala Pembiayaan: OJK menargetkan total alokasi dana sebesar Rp 250 miliar untuk mendukung produksi kopi lokal dan penyediaan makanan bergizi gratis di sekolah-sekolah.
- Peran PVML: Industri PVML diharapkan menyediakan bahan baku protein laut yang dapat diproses menjadi menu MBG, sekaligus berkontribusi pada rantai pasok kopi melalui pemasaran produk kopi berbasis keberlanjutan.
- Instrumen Keuangan: OJK akan memfasilitasi kredit lunak, garansi pembiayaan, dan skema pembiayaan berbasis hasil (revenue‑based financing) khusus untuk pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) di sektor PVML.
- Pengawasan dan Pelaporan: Semua penerima dana wajib melaporkan penggunaan dana secara berkala melalui portal OJK, dengan audit independen untuk memastikan transparansi.
Implementasi program diproyeksikan dimulai pada kuartal ketiga 2024, dengan fase pertama melibatkan 150 koperasi petani kopi di 10 provinsi dan 80 perusahaan PVML yang telah menandatangani nota kesepahaman.
Para ahli menilai bahwa sinergi antara OJK, industri PVML, dan program pemerintah dapat menciptakan efek multiplier pada kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam meningkatkan asupan protein dan mikronutrien pada anak usia sekolah. Selain itu, dukungan pembiayaan yang terstruktur diharapkan dapat memperkuat ekosistem keuangan inklusif bagi pelaku usaha di daerah terpencil.
OJK menegaskan bahwa pemantauan berkelanjutan akan dilakukan untuk menilai dampak sosial‑ekonomi program, serta menyesuaikan kebijakan pembiayaan bila diperlukan. Dengan kolaborasi lintas sektor ini, diharapkan Program Kopdes Merah Putih dan Makan Bergizi Gratis dapat mencapai target penyediaan makanan bergizi kepada lebih dari 500.000 anak sekolah pada akhir 2025.











