Keuangan.id – 19 April 2026 | Bank Indonesia melaporkan kenaikan signifikan pada rasio NPL Kredit Properti di Februari 2026, menandakan tantangan baru bagi sektor properti nasional.
| Bulan | Rasio NPL Kredit Properti |
|---|---|
| Februari 2025 | 2,99% |
| Februari 2026 | 3,24% |
Kenaikan ini mencerminkan tekanan likuiditas pada pengembang properti serta peningkatan risiko gagal bayar yang dapat menular ke lembaga keuangan.
Dampak pada Pertumbuhan Ekonomi
Peningkatan NPL Kredit Properti berpotensi menurunkan laju pertumbuhan ekonomi karena sektor properti menyumbang kontribusi signifikan terhadap PDB melalui investasi dan penciptaan lapangan kerja.
- Peningkatan risiko gagal bayar pada pengembang properti.
- Pengetatan kebijakan kredit oleh bank.
- Penurunan investasi sektor properti.
- Beratnya beban pada pertumbuhan ekonomi nasional.
Pengawasan lebih ketat dan penyesuaian kebijakan makroprudensial menjadi langkah penting untuk menahan dampak negatif dan menjaga stabilitas sistem keuangan.











