NPL Konstruksi Masih Tinggi, Bank Selektif Salurkan Kredit

NPL Konstruksi Masih Tinggi, Bank Selektif Salurkan Kredit
NPL Konstruksi Masih Tinggi, Bank Selektif Salurkan Kredit

Keuangan.id – 22 April 2026 | Data terbaru Bank Indonesia menunjukkan bahwa Non-Performing Loan (NPL) pada sektor konstruksi perumahan meningkat menjadi 7,77 % pada Januari 2026, naik dari 7,55 % pada Desember 2025.

Tren NPL Konstruksi

Bulan NPL Konstruksi (%)
Desember 2025 7,55
Januari 2026 7,77

Kenaikan ini mencerminkan tekanan likuiditas di kalangan pengembang properti yang masih bergulat dengan biaya material yang tinggi serta penurunan permintaan rumah.

Bank Menjadi Lebih Selektif

Seiring risiko yang meningkat, bank-bank komersial mulai menyesuaikan kebijakan penyaluran kredit. Mereka menilai lebih ketat kelayakan proyek, memperketat rasio Loan‑to‑Value, dan menuntut jaminan yang lebih kuat.

  • Fokus pada pengembang dengan rekam jejak pembayaran yang baik.
  • Peningkatan persyaratan agunan dan jaminan tambahan.
  • Penerapan monitoring cash‑flow proyek secara real‑time.

Strategi selektif ini diharapkan dapat menurunkan eksposur kredit bermasalah sekaligus menjaga stabilitas sistem keuangan.

Dampak pada Pasar Perumahan

Jika tren NPL Konstruksi terus berlanjut, pasokan rumah baru dapat melambat, menambah tekanan pada harga properti dan menurunkan aktivitas pembangunan.

Pengamat menyarankan pemerintah dan regulator untuk memperkuat dukungan likuiditas serta mempercepat reformasi regulasi yang mempermudah pembiayaan proyek berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *