Mayora (MYOR): Laba Ditarget Naik Saat Investor Asing Menjual, Apa Penyebabnya?

Mayora (MYOR): Laba Ditarget Naik Saat Investor Asing Menjual, Apa Penyebabnya?
Mayora (MYOR): Laba Ditarget Naik Saat Investor Asing Menjual, Apa Penyebabnya?

Keuangan.id – 18 April 2026 | Saham Mayora Tbk (MYOR) mengalami penurunan pada sesi perdagangan terakhir meskipun analis memperkirakan laba bersih perusahaan akan naik pada tahun 2026. Penurunan ini dipicu oleh aksi distribusi saham oleh investor asing yang secara tiba-tiba meningkatkan penjualan.

Berikut rangkuman faktor utama yang memengaruhi pergerakan saham:

  • Target laba bersih tahun 2024–2026 dinaikkan oleh konsensus analis, dengan proyeksi kenaikan sekitar 15% hingga 2026.
  • Investor institusi asing mencatat aliran keluar (distribusi) sebesar Rp 350 miliar, menandakan penurunan kepercayaan jangka pendek.
  • Analisis teknikal menunjukkan tekanan jual pada level support utama sekitar Rp 1.150 per lembar.
  • Mayoritas rekomendasi tetap “Buy” dengan rata‑rata target price sekitar Rp 1.300, mencerminkan optimisme jangka panjang.

Data target laba yang diproyeksikan:

Tahun Target Laba Bersih (Rp Miliar)
2024 1.200
2025 1.380
2026 1.590

Walaupun arus keluar modal asing menekan harga, analis tetap menilai fundamental Mayora kuat. Produk konsumen yang luas, margin yang stabil, serta ekspansi ke pasar internasional menjadi faktor pendukung peningkatan laba. Oleh karena itu, rekomendasi “Buy” masih mendominasi, namun investor disarankan memantau volume penjualan asing dan level support teknikal untuk menghindari volatilitas jangka pendek.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *