Keuangan.id – 04 April 2026 | Maybank Indonesia mencatatkan pencapaian signifikan dalam pembiayaan berkelanjutan dengan total Rp8,24 triliun pada tahun 2025. Angka ini menunjukkan kenaikan hampir 93 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menandakan komitmen kuat bank terhadap transisi ekonomi hijau.
Faktor Pendorong
Lonjakan pembiayaan didorong oleh dua sektor utama: kendaraan listrik dan energi terbarukan. Kedua sektor tersebut mendapat dukungan berupa pinjaman, leasing, serta pembiayaan proyek infrastruktur yang ramah lingkungan.
Rincian Pembiayaan
| Sektor | Pembiayaan 2025 (Triliun Rp) |
|---|---|
| Kendaraan Listrik | 3,5 |
| Energi Terbarukan | 4,0 |
| Lainnya | 0,74 |
Secara keseluruhan, sektor kendaraan listrik menyumbang sekitar 42,5% dari total pembiayaan, sedangkan energi terbarukan mencakup 48,5%.
Implikasi bagi Ekonomi Nasional
Peningkatan pembiayaan hijau ini diharapkan dapat mempercepat adopsi teknologi bersih, mengurangi emisi karbon, dan membuka lapangan kerja baru dalam industri terkait. Pemerintah Indonesia juga menargetkan pencapaian emisi nol bersih pada tahun 2060, sehingga dukungan sektor keuangan sangat krusial.
Maybank menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan alokasi dana hijau, dengan rencana menambah portofolio pembiayaan berkelanjutan di tahun-tahun mendatang.











