Keuangan.id – 11 Mei 2026 | Harga emas berpeluang kembali menguat pada pekan ini di tengah memanasnya tensi geopolitik global. Pengamat pasar uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi memprediksi harga logam mulia bahkan bisa menembus level Rp 2,9 juta per gram apabila ketegangan di Timur Tengah dan Eropa Timur terus meningkat.
Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain:
- Tensi geopolitik di Timur Tengah dan Eropa Timur yang semakin meningkat.
- Perubahan kebijakan suku bunga yang mungkin akan dilakukan oleh Federal Reserve.
- Kondisi pasar tenaga kerja AS yang mulai melambat.
- Perubahan kebijakan moneter yang mungkin akan dilakukan oleh Bank Sentral Eropa.
- Perubahan kondisi ekonomi global yang mungkin akan mempengaruhi harga emas.
Harga emas dan perak kembali melanjutkan penguatan pada perdagangan Jumat, 8 Mei 2026 waktu AS setelah data ketenagakerjaan Amerika Serikat menunjukkan hasil yang lebih baik dari ekspektasi pasar. Meski pasar tenaga kerja mulai melambat, kondisi tersebut dinilai belum cukup lemah untuk mendorong Federal Reserve segera memangkas suku bunga secara agresif.
Hal ini menunjukkan bahwa harga emas masih memiliki peluang untuk meningkat pada pekan ini. Oleh karena itu, investor harus waspada dan memantau perkembangan harga emas secara terus-menerus.











