Kredit Naik 17,4%, Bank Mandiri Pilih Strategi Perketat Kredit Saat Tekanan Global

Kredit Naik 17,4%, Bank Mandiri Pilih Strategi Perketat Kredit Saat Tekanan Global
Kredit Naik 17,4%, Bank Mandiri Pilih Strategi Perketat Kredit Saat Tekanan Global

Keuangan.id – 27 April 2026 | Bank Mandiri mencatat peningkatan penyaluran kredit sebesar 17,4% pada tahun ini, meski dihadapkan pada tekanan geopolitik dan melemahnya nilai tukar rupiah yang menambah tantangan bagi sektor keuangan.

Dalam upaya mengantisipasi dinamika global, bank tersebut menerapkan prinsip kehati-hatian dengan menyesuaikan kriteria penilaian debitur, terutama bagi perusahaan yang terpapar risiko nilai tukar dan inflasi.

Strategi perketat kredit yang diadopsi mencakup beberapa langkah utama:

  • Penilaian ulang kelayakan pinjaman berdasarkan profitabilitas, struktur keuangan, dan eksposur terhadap mata uang asing.
  • Peningkatan persyaratan agunan untuk segmen yang dianggap lebih berisiko.
  • Pemilihan sektor prioritas yang mendukung produktivitas dan pertumbuhan ekonomi nasional.
  • Penerapan sistem monitoring berkelanjutan untuk mengidentifikasi potensi penurunan kualitas aset.

Langkah-langkah ini diharapkan dapat menurunkan tingkat kredit macet sekaligus memastikan alokasi dana tetap mengalir ke sektor-sektor yang memiliki prospek kuat.

Ke depan, Bank Mandiri menilai prospek pertumbuhan kredit tetap positif, namun akan terus memantau kondisi pasar internasional dan kebijakan moneter untuk menyesuaikan strategi pemberian pinjaman.

Exit mobile version