Keuangan.id – 27 April 2026 | Kredit konsumsi mencatat perlambatan pertumbuhan pada kuartal I 2026, menandai satu-satunya segmen kredit yang mengalami penurunan laju.
Trend Pertumbuhan Kredit Konsumsi
Data Otoritas Jasa Keuangan menunjukkan bahwa pada Maret 2026 kredit konsumsi tumbuh 5,88% secara tahunan, lebih lambat dibandingkan kuartal sebelumnya.
| Jenis Kredit | Pertumbuhan YoY (%) |
|---|---|
| Kredit Konsumsi | 5,88 |
| Kredit Investasi | 7,20 |
| Kredit Pemilikan Rumah | 6,45 |
Penurunan laju kredit konsumsi mengindikasikan tekanan pada daya beli rumah tangga. Beberapa faktor utama yang berkontribusi meliputi:
- Peningkatan suku bunga kebijakan yang menekan biaya pinjaman.
- Kelemahan pendapatan riil akibat inflasi yang masih tinggi.
- Ketidakpastian ekonomi global yang memengaruhi kepercayaan konsumen.
Meskipun pertumbuhan tetap positif, perlambatan ini dapat menjadi sinyal bagi pembuat kebijakan untuk meninjau kembali langkah-langkah stimulus dan kebijakan moneter guna menjaga momentum pemulihan ekonomi.
