Keuangan.id – 06 April 2026 | BPJS Ketenagakerjaan melaporkan bahwa pada bulan Februari 2026 jumlah peserta aktifnya telah mencapai 47,2 juta pekerja, menandakan pertumbuhan signifikan dalam jangkauan program perlindungan ketenagakerjaan.
Angka tersebut mencerminkan peningkatan partisipasi baik dari sektor formal maupun informal, serta upaya pemerintah untuk memperluas cakupan perlindungan sosial bagi tenaga kerja di seluruh Indonesia.
| Tahun | Peserta Aktif (Juta) |
|---|---|
| 2024 | 45,5 |
| 2025 | 46,3 |
| 2026 (Feb) | 47,2 |
Beberapa faktor yang berkontribusi pada kenaikan ini antara lain:
- Peningkatan kesadaran akan pentingnya jaminan sosial di kalangan pekerja.
- Penambahan program edukasi dan sosialisasi oleh BPJS Ketenagakerjaan.
- Perluasan cakupan program untuk pekerja sektor informal.
Implikasi ekonomi dari pertumbuhan peserta ini cukup luas. Dengan lebih banyak pekerja yang terlindungi, risiko kehilangan pendapatan akibat kecelakaan kerja atau pensiun dapat diminimalisir, yang pada gilirannya meningkatkan stabilitas konsumsi rumah tangga.
Secara keseluruhan, capaian 47,2 juta peserta aktif pada Februari 2026 menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat sistem jaminan sosial, sekaligus membuka peluang bagi peningkatan kesejahteraan tenaga kerja nasional.











