INTP Bentuk Joint Venture dengan Mondi Nilai Rp535 Miliar untuk Pasokan Kantong Semen

INTP Bentuk Joint Venture dengan Mondi Nilai Rp535 Miliar untuk Pasokan Kantong Semen
INTP Bentuk Joint Venture dengan Mondi Nilai Rp535 Miliar untuk Pasokan Kantong Semen

Keuangan.id – 17 April 2026 | PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INTP) mengumumkan pembentukan joint venture (JV) dengan perusahaan global Mondi Group senilai sekitar Rp535 miliar. Kerjasama ini difokuskan pada produksi dan pasokan kantong semen yang akan melayani kebutuhan industri konstruksi dalam negeri.

Kerjasama strategis ini bertujuan memanfaatkan keahlian Mondi dalam teknologi pengemasan serta jaringan distribusi INTP di pasar lokal. Kedua perusahaan sepakat untuk menginvestasikan dana secara proporsional, dimana INTP akan menyediakan lahan dan fasilitas produksi, sementara Mondi akan menyumbangkan teknologi, proses operasional, dan keahlian manajerial.

Berikut poin‑poin utama dari joint venture tersebut:

  • Nilai investasi total mencapai Rp535 miliar.
  • Target produksi awal adalah 150.000 kantong semen per bulan.
  • Investasi akan dibagi 60% oleh INTP dan 40% oleh Mondi.
  • Proyek diperkirakan selesai pada kuartal ketiga 2027.
  • Manfaat utama meliputi peningkatan kapasitas pasokan, efisiensi biaya, dan penetrasi pasar yang lebih luas.

Rincian alokasi investasi dapat dilihat pada tabel berikut:

Komponen Investasi (Rp Miliar)
Pengadaan mesin dan peralatan 210
Pembangunan fasilitas produksi 180
Pengembangan teknologi dan pelatihan 90
Cadangan operasional 55

Para analis menilai bahwa JV ini dapat memperkuat posisi INTP di sektor kemasan industri sekaligus menambah nilai tambah bagi portofolio Mondi di Asia Tenggara. Dengan meningkatnya permintaan semen dalam proyek infrastruktur pemerintah, ketersediaan kantong semen berkualitas tinggi menjadi faktor kunci dalam mempercepat penyelesaian proyek.

Ke depannya, kedua perusahaan berencana untuk meninjau kemungkinan ekspansi kapasitas produksi serta diversifikasi produk kemasan lainnya, termasuk kantong untuk bahan bangunan lain seperti agregat dan batu bara. Kesepakatan ini juga diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja baru di wilayah industri, khususnya di area pabrik yang akan dibangun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *