Berita  

Jepang Berikan Senjata Mematikan ke RI dan Filipina untuk Tangkal Ambisi China

Jepang Berikan Senjata Mematikan ke RI dan Filipina untuk Tangkal Ambisi China
Jepang Berikan Senjata Mematikan ke RI dan Filipina untuk Tangkal Ambisi China

Keuangan.id – 08 Mei 2026 | Jepang telah melaksanakan latihan militer gabungan dengan Filipina dan Amerika Serikat, yang dikenal sebagai Balikatan 2026, di Filipina. Dalam latihan ini, Jepang menembakkan rudal anti-kapal Type 88 dari peluncur di area terbuka dan mengenai target berupa kapal perang Filipina yang sudah tidak digunakan lagi, sekitar 75 kilometer dari pantai utara Luzon.

Latihan ini merupakan salah satu yang terbesar sejak 1990-an dan menjadi momen pertama Jepang mengirim dan mengoperasikan pasukan tempur dalam latihan di wilayah Filipina sejak Perang Dunia II. Menurut laporan, rudal Type 88 berhasil mengenai target dalam waktu sekitar enam menit.

Kritik dari China

China melalui Kementerian Luar Negeri menyampaikan kritik keras terhadap Jepang. Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian, mengatakan bahwa ini adalah contoh lain dari dorongan kelompok sayap kanan Jepang untuk mempercepat remiliterisasi Jepang.

Lin Jian juga menambahkan bahwa kurangnya refleksi sejarah serta dorongan persiapan militer dinilai telah memunculkan “militerisme baru” di Jepang yang membahayakan perdamaian kawasan. Ia juga menyinggung sejarah masa lalu Jepang di Asia, termasuk kolonialisme, serta menilai tindakan ini menunjukkan kurangnya refleksi atas masa perang.

Kerja Sama Militer Jepang-Filipina

Latihan ini juga disebut sebagai bagian dari meningkatnya kerja sama pertahanan Jepang-Filipina, termasuk rencana transfer peralatan militer dan peningkatan interoperabilitas kedua negara. Analis lain juga menilai langkah Jepang sebagai perubahan besar dari kebijakan pertahanan pascaperang yang sebelumnya bersifat defensif.

Menurut mereka, keterlibatan aktif Jepang dalam latihan militer di luar negeri dapat memperluas pengaruh geopolitik di kawasan, sekaligus memperkuat kerja sama militer yang berpotensi membentuk tekanan terhadap China di beberapa wilayah sengketa seperti Laut China Selatan dan kawasan sekitar Taiwan.

Sejumlah pengamat juga menyoroti bahwa kerja sama militer Jepang-Filipina dapat berkembang menjadi bentuk aliansi yang lebih terintegrasi dan berorientasi pada operasi tempur di masa depan.

Dalam beberapa tahun terakhir, Jepang bergerak untuk mendapatkan kemampuan militer yang lebih besar sembari meningkatkan anggaran militer dan memperdalam kerja sama keamanan dengan sekutu regional, termasuk Filipina. Bulan lalu, pemerintah Jepang melonggarkan aturan ekspor perangkat militer mematikan.

Tindakan ini langsung memicu reaksi keras dari Beijing. Hubungan China dan Jepang sendiri telah memburuk setelah Perdana Menteri Jepang menyarankan kemungkinan intervensi militer Jepang jika China mencoba mengambil alih Taiwan.

Latihan Balikatan 2026 yang berlangsung dari 20 April hingga 8 Mei menjadi ajang penguatan kerja sama militer antara Jepang, Filipina, dan Amerika Serikat. Media Filipina melaporkan bahwa rudal Type 88 berhasil mengenai target dalam waktu sekitar enam menit.

Uji coba rudal ini langsung memicu reaksi keras dari Beijing. Pasukan-pasukan itu telah “berulang kali melanggar kebijakan Jepang yang berorientasi pada pertahanan semata,” kata Lin dalam konferensi pers di Beijing. Ia menambahkan bahwa beberapa tindakan mereka “telah melampaui batas-batas pembelaan diri.”

Dalam beberapa tahun terakhir, Jepang bergerak untuk mendapatkan kemampuan militer yang lebih besar sembari meningkatkan anggaran militer dan memperdalam kerja sama keamanan dengan sekutu regional, termasuk Filipina. Bulan lalu, pemerintah Jepang melonggarkan aturan ekspor perangkat militer mematikan.

Sebagai kesimpulan, Jepang telah menunjukkan kemampuan militer yang signifikan melalui latihan Balikatan 2026, yang berpotensi memperkuat posisinya di kawasan Asia-Pasifik. Namun, tindakan ini juga memicu reaksi keras dari China, yang menilai langkah Jepang sebagai ancaman bagi perdamaian kawasan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *