IHSG Turun Lagi, Empat Saham Pilihan Analis MNC Sekuritas

IHSG Turun Lagi, Empat Saham Pilihan Analis MNC Sekuritas
IHSG Turun Lagi, Empat Saham Pilihan Analis MNC Sekuritas

Keuangan.id – 28 April 2026 | Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan kembali mengalami koreksi pada perdagangan 28 April 2026. Analis MNC Sekuritas menilai kondisi pasar masih dipengaruhi oleh ketidakpastian makroekonomi global serta aliran likuiditas domestik yang belum stabil. Dengan latar belakang tersebut, MNC Sekuritas menyoroti empat saham yang dianggap memiliki potensi kuat untuk memberikan peluang investasi meski indeks utama sedang rawan turun.

Empat Saham Unggulan Menurut MNC Sekuritas

Berikut adalah rangkuman singkat mengenai empat saham yang menjadi fokus rekomendasi:

  • ARCI (Archipelago International Tbk) – Perusahaan layanan teknologi dan solusi pembayaran di sektor pariwisata yang diproyeksikan akan terus memperoleh keuntungan dari pemulihan wisatawan internasional.
  • MIDI (Mitra Duta Indonesia Tbk) – Penyedia layanan logistik dan transportasi yang memiliki jaringan luas serta potensi pertumbuhan di era e‑commerce.
  • MINA (Mina Mining Tbk) – Perusahaan pertambangan yang fokus pada produksi mineral strategis, dengan biaya operasional yang kompetitif.
  • TINS (Timah Indonesia Tbk) – Produsen timah utama yang diuntungkan oleh permintaan industri elektronik global.

Alasan Pemilihan Saham

MNC Sekuritas menilai keempat saham tersebut memiliki fundamental yang kuat, termasuk margin keuntungan yang stabil, posisi pasar yang defensif, dan prospek pertumbuhan yang terukur. Selain itu, perusahaan-perusahaan tersebut memiliki kebijakan tata kelola yang baik serta likuiditas saham yang cukup untuk memudahkan transaksi investor.

Strategi Investasi di Tengah IHSG Turun

Dalam situasi pasar yang diprediksi akan turun, para investor disarankan untuk:

  1. Melakukan diversifikasi portofolio dengan menambahkan saham-saham yang memiliki fundamental kuat.
  2. Memperhatikan level support teknikal pada IHSG untuk menentukan titik masuk yang lebih aman.
  3. Menetapkan target profit dan stop loss yang realistis, mengingat volatilitas yang mungkin meningkat.

Dengan memperhatikan rekomendasi di atas, investor dapat mengelola risiko sekaligus tetap mengejar peluang keuntungan di tengah kondisi pasar yang menantang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *