IHSG Menguat ke 7.510, Ini 10 Saham Paling Tertekan di Tengah Lonjakan Transaksi

IHSG Menguat ke 7.510, Ini 10 Saham Paling Tertekan di Tengah Lonjakan Transaksi
IHSG Menguat ke 7.510, Ini 10 Saham Paling Tertekan di Tengah Lonjakan Transaksi

Keuangan.id – 14 April 2026 | Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat penutupan menguat pada sesi perdagangan Senin, 13 April 2026, naik 51,92 poin atau 0,70 persen menjadi 7.510,42. Kenaikan tersebut terjadi bersamaan dengan lonjakan volume transaksi yang menandakan antusiasme beli kembali dari para pelaku pasar.

Data transaksi harian menunjukkan peningkatan signifikan pada likuiditas, terutama di sektor keuangan, konsumer, dan energi. Meskipun pasar secara umum menguat, terdapat sekian saham yang mengalami tekanan penurunan harga, mengingat aksi jual pada sebagian sektor yang masih sensitif terhadap faktor global.

Berikut adalah sepuluh saham yang paling tertekan dalam sesi tersebut, beserta perubahan persentase dan volume perdagangan:

No Saham Sektor Perubahan Harga Volume (juta saham)
1 BBRI Keuangan -2,3% 12,4
2 TLKM Telekomunikasi -2,1% 9,8
3 UNVR Konsumer -1,9% 7,6
4 ASII Industri -1,8% 6,5
5 BBCA Keuangan -1,7% 11,2
6 ITMG Pertambangan -1,6% 5,9
7 HMBA Properti -1,5% 4,3
8 SMGR Energindo -1,4% 3,7
9 CPIN Konsumer -1,3% 8,1
10 GGRM Industri -1,2% 2,9

Penurunan pada saham-saham di atas sebagian dipicu oleh aksi profit taking setelah rally sebelumnya serta kekhawatiran atas data ekonomi global yang masih belum stabil. Namun, tekanan yang relatif terbatas ini tidak menghalangi IHSG untuk mengakhiri sesi dengan catatan positif.

Para analis memperkirakan bahwa selama minggu berikutnya, IHSG dapat tetap berada di kisaran 7.500–7.600, dengan dukungan kuat dari sektor keuangan dan energi. Investor disarankan untuk tetap memantau perkembangan nilai tukar rupiah, kebijakan moneter Bank Indonesia, serta sentimen global yang dapat memengaruhi arus modal.

Exit mobile version