Keuangan.id – 15 Mei 2026 | PT Adhi Karya (ADHI) baru saja kehilangan salah satu direktur operasionalnya, Vera Kirana. Ia resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Direktur Operasi III ADHI setelah hampir lima tahun menjabat.
Vera Kirana sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama PT Jasamarga Jalan Layang Cikampek pada tahun 2020-2021 dan Toll Road Business Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk pada tahun 2018-2020. Ia juga pernah menjadi Youth Researcher Asian Development Bank (ADB) Youth for Asia 2021.
Pengunduran diri Vera Kirana ini dikarenakan ia telah diangkat sebagai Direktur Manajemen Risiko dan Legal PT Wijaya Karya Tbk (WIKA). ADHI telah menerima surat pengunduran diri Vera pada tanggal 12 Mei 2026.
ADHI akan segera menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa untuk mengisi posisi yang ditinggalkan oleh Vera Kirana. Dalam keterbukaan informasi, ADHI memastikan bahwa pengunduran diri ini tidak berdampak pada kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan.
Vera Kirana telah menjabat sebagai Direktur ADHI sejak 25 Mei 2021. Ia dikenal sebagai salah satu direktur muda yang berpengalaman dan memiliki latar belakang yang kuat di bidang infrastruktur dan pengembangan jalan tol.
Dengan kepergian Vera Kirana, ADHI harus segera mencari penggantinya untuk memastikan kelangsungan usaha perseroan. Sementara itu, Vera Kirana akan memulai babak baru dalam karirnya sebagai Direktur Manajemen Risiko dan Legal WIKA.
Perubahan ini tentu akan berdampak pada struktur manajemen ADHI dan WIKA. Namun, dengan pengalaman dan kemampuan yang dimiliki oleh Vera Kirana, diharapkan ia dapat memberikan kontribusi yang signifikan pada WIKA dan membantu perseroan mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
