Keuangan.id – 12 April 2026 | Harga emas mengalami kenaikan tipis selama seminggu terakhir, dengan tambahan Rp29.000 per gram. Kenaikan ini dipicu oleh penguatan pasar global dan pelemahan nilai dolar AS, yang berdampak pada penurunan target harga emas di pasar internasional.
Produsen lokal Antam tetap memimpin dengan harga tertinggi di dalam negeri, mencerminkan permintaan yang kuat dari investor domestik. Sementara itu, pergerakan dolar yang melemah memperkuat nilai tukar mata uang lokal, membuat emas menjadi pilihan alternatif yang lebih menarik.
| Hari | Harga (Rp/gram) |
|---|---|
| Senin | 1.250.000 |
| Selasa | 1.254.500 |
| Rabu | 1.257.000 |
| Kamis | 1.260.000 |
| Jumat | 1.263.000 |
| Sabtu | 1.267.000 |
| Minggu | 1.270.000 |
Secara global, indeks komoditas utama menunjukkan tren naik, sementara dolar AS melemah terhadap sebagian besar mata uang utama. Kondisi ini menurunkan target harga emas di pasar internasional, meskipun harga domestik tetap naik karena faktor likuiditas dan spekulasi lokal.
Para analis memperkirakan bahwa jika dolar terus melemah dan permintaan investasi tetap tinggi, harga emas dapat terus bergerak naik dalam jangka pendek. Namun, volatilitas pasar global tetap menjadi faktor risiko utama.











