Grab earnings Mengguncang Pasar: Pendapatan Kuartal I 2026 Mencapai US$955 Juta, Lampaui Ekspektasi Analis

Grab earnings Mengguncang Pasar: Pendapatan Kuartal I 2026 Mencapai US$955 Juta, Lampaui Ekspektasi Analis
Grab earnings Mengguncang Pasar: Pendapatan Kuartal I 2026 Mencapai US$955 Juta, Lampaui Ekspektasi Analis

Keuangan.id – 05 Mei 2026 | Grab Holdings mencatat kinerja keuangan yang menakjubkan pada kuartal pertama tahun 2026, dengan total pendapatan mencapai US$955 juta—lebih tinggi 24 persen dari periode yang sama tahun lalu dan melampaui estimasi analis.

Keberhasilan ini didorong oleh permintaan yang kuat pada dua pilar utama bisnisnya: layanan ride‑hailing (mobilitas) dan pengiriman (delivery). Pada kuartal yang berakhir 31 Maret, pendapatan mobilitas naik 19 persen menjadi US$337 juta, sementara pendapatan delivery meningkat 23 persen menjadi US$510 juta. Penyesuaian EBITDA (Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortisation) tercatat US$154 juta, melampaui perkiraan rata‑rata Bloomberg sebesar US$146,3 juta.

Kinerja Keuangan Kuartal I 2026

Item Pendapatan (US$ juta) Pertumbuhan YoY
Total Pendapatan 955 +24%
Pendapatan Mobilitas 337 +19%
Pendapatan Delivery 510 +23%
Adjusted EBITDA 154 +5,3%

Grab tetap mempertahankan proyeksi tahunan dengan target pendapatan antara US$4,04‑4,10 miliar dan EBITDA yang disesuaikan antara US$700‑720 juta.

Strategi Promo dan Program “Saver”

Untuk menanggapi tekanan inflasi dan biaya hidup yang meningkat, Grab meluncurkan serangkaian penawaran promosi serta fitur bundel. Salah satu inisiatif utama adalah program “Saver”, yang memberi diskon tarif untuk layanan ride‑hailing atau pengiriman dengan syarat waktu tunggu lebih lama atau penggabungan pesanan. Sekitar 35 persen pengguna Grab telah bergabung dalam program ini, kata Chief Financial Officer Peter Oey dalam wawancara dengan Reuters.

Program ini membantu menyeimbangkan kebutuhan konsumen yang sensitif harga sekaligus menjaga margin keuntungan, terutama pada segmen delivery yang menjadi kontributor utama EBITDA.

Tantangan di Pasar Indonesia

Pemerintah Indonesia baru‑baru ini mengeluarkan edisi tak terduga yang menurunkan komisi yang dapat dipungut Grab dari pengemudi dua‑roda menjadi maksimum 8 persen, turun drastis dari sekitar 20 persen sebelumnya. Kebijakan ini berpotensi menekan margin pada layanan mobilitas dua‑roda, meski Grab menilai dampaknya terbatas karena kontribusi segmen tersebut hanya kurang dari 6 persen dari total volume mobilitas.

Oey menyatakan bahwa Grab memiliki “levers” yang cukup untuk menyeimbangkan efek tersebut, termasuk penyesuaian tarif, peningkatan efisiensi operasional, serta fokus pada layanan yang lebih menguntungkan seperti delivery dan ride‑sharing untuk mobil.

Selain itu, Grab sedang menjajaki kemungkinan merger dengan GoTo Group, perusahaan teknologi asal Indonesia, namun proses tersebut terhambat oleh regulasi dan perbedaan penilaian valuasi, terutama terkait kepemilikan saham Telkomsel pada GoTo.

Prospek dan Outlook 2026

Keberhasilan kuartal I memberikan sinyal positif bagi investor. Saham Grab naik sekitar 2 persen pada perdagangan US setelah pengumuman laba. Dengan harga minyak dunia yang tinggi akibat konflik di Timur Tengah, Grab memanfaatkan layanan berbagi biaya seperti “shared rides” untuk menawarkan tarif lebih kompetitif.

CEO Grab menegaskan bahwa perusahaan akan terus mengintegrasikan kecerdasan buatan ke dalam super‑app, memperkuat bundling layanan ride‑hailing, delivery, dan layanan keuangan, serta memperluas ekosistem digital di seluruh Asia Tenggara.

Dengan strategi harga yang adaptif, inovasi teknologi, serta upaya menjaga hubungan baik dengan regulator, Grab diproyeksikan dapat mempertahankan pertumbuhan pendapatan di atas 20 persen pada tahun 2026, sekaligus meningkatkan margin EBITDA menuju target atas US$720 juta.

Secara keseluruhan, Grab earnings menunjukkan bahwa perusahaan tidak hanya mampu bertahan dalam iklim ekonomi yang menantang, tetapi juga berhasil memanfaatkan peluang pasar melalui inovasi produk dan kebijakan harga yang responsif.

Exit mobile version