Berita  

Fenomena Pink Moon: Warga Pesisir Jakarta Dihimbau Meningkatkan Kesiapsiagaan

Fenomena Pink Moon: Warga Pesisir Jakarta Dihimbau Meningkatkan Kesiapsiagaan
Fenomena Pink Moon: Warga Pesisir Jakarta Dihimbau Meningkatkan Kesiapsiagaan

Keuangan.id – 19 Mei 2026 | Jakarta – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini potensi banjir pesisir (rob) yang diperkirakan terjadi 14 sampai 21 Mei 2026. Fenomena ini dipicu oleh pasang maksimum air laut yang bertepatan dengan fase bulan Super New Moon (fase bulan baru dan Perigee).

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji menyampaikan, puncak pasang maksimum diperkirakan terjadi pada pukul 20.00–01.00 WIB, dengan sejumlah wilayah yang berpotensi terdampak. Wilayah-wilayah tersebut meliputi Kamal Muara, Kapuk Muara, Penjaringan, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, Kalibaru, Muara Angke, Tanjung Priok, hingga kawasan Kepulauan Seribu.

BPBD DKI Jakarta mengimbau warga untuk mewaspadai perubahan kondisi cuaca serta dinamika air laut yang bisa berubah cepat. Selain itu, warga juga diingatkan untuk menghindari aktivitas di daerah pesisir yang berisiko terkena banjir rob, terutama saat puncak pasang.

Masyarakat juga diminta memantau informasi resmi melalui kanal digital pemerintah seperti Peringatan Dini Gelombang Pasang di bpbd.jakarta.go.id/gelombanglaut, aplikasi JAKI untuk melaporkan genangan, serta situs pantaubanjir.jakarta.go.id untuk memperoleh pembaruan kondisi secara real time.

“Layanan darurat gratis 112 juga telah disiapkan pemerintah untuk merespons situasi darurat dan laporan masyarakat yang membutuhkan pertolongan,” tandasnya.

BPBD DKI Jakarta juga menyediakan informasi lengkap mengenai fenomena pink moon dan cara menghadapinya dapat dilihat pada situs bpbd.jakarta.go.id.

Warga Jakarta diminta untuk tetap siaga dan mengikuti instruksi dari pemerintah untuk menghadapi fenomena pink moon ini.

Exit mobile version