Drama Memukau Celtics vs 76ers: Pertarungan Game 3 Siap Membalikkan Angka Serius!

Drama Memukau Celtics vs 76ers: Pertarungan Game 3 Siap Membalikkan Angka Serius!
Drama Memukau Celtics vs 76ers: Pertarungan Game 3 Siap Membalikkan Angka Serius!

Keuangan.id – 23 April 2026 | Serial playoff pertama putaran pertama NBA kembali memanas setelah Boston Celtics dan Philadelphia 76ers menyamakan kedudukan 1-1. Kedua tim kini bersiap melangsungkan Game 3 di rumah Philadelphia, dan semua mata tertuju pada perubahan taktik serta penampilan pemain kunci yang dapat menentukan arah seri.

Pengembalian Tembakan Jarak Jauh 76ers

Setelah mengalami kegagalan tembakan tiga angka yang mencolok di Game 1—hanya 4 dari 23 percobaan—Sixers menampilkan kebangkitan luar biasa pada Game 2. Mereka mencatat 19 tembakan tiga angka dengan persentase 48,7%, menempati peringkat keempat terbanyak musim ini. Lebih dari separuh tembakan tersebut berasal dari guard starter V.J. Edgecombe (6/10) dan Tyrese Maxey (5/12). Semua tujuh pemain Sixers yang mencoba tiga angka berhasil mencetak setidaknya satu poin.

Maxey tidak hanya unggul dalam tembakan luar, tetapi juga menorehkan rekor sejarah dengan menjadi pemain termuda dalam sejarah playoff NBA yang mencetak 30 poin sekaligus meraih 10 rebound. Dua tembakan tiga angka pentingnya di kuarter keempat memicu run 11-0 yang mengubah keunggulan tipis menjadi selisih dua digit, menutup pertandingan dengan kemenangan 111-97.

Masalah Tembakan Celtics yang Berlanjut

Di sisi Boston, masalah tembakan tiga angka terus menghantui. Derrick White, yang selama musim reguler menjadi penembak andal, hanya mencatat 4 dari 17 percobaan tiga angka dalam dua pertandingan pertama seri ini. Payton Pritchard juga belum menemukan ritmenya, dengan statistik 2 dari 13 dari jarak jauh. Secara tim, Celtics hanya mencetak 13 dari 50 tembakan tiga angka di Game 2 (26%). Statistik ini mengingatkan pada kegagalan serupa melawan New York Knicks pada musim lalu, ketika tim Boston gagal menembak lebih dari 26% dari tiga angka dalam 13 pertandingan.

Jayson Tatum mengakui kesulitan tersebut, namun menegaskan kepercayaan pada rekan-rekannya: “Kadang bola tidak masuk, tetapi mereka tidak kehilangan kepercayaan. Kami akan siap pada Jumat.”

Strategi Pertahanan dan Penyesuaian Pelatih

Pelatih kepala Boston, Joe Mazzulla, menyatakan pentingnya meninjau film dan memperbaiki aspek-aspek dasar permainan. “Kita harus menjadi bagus dalam setiap kepemilikan bola. Setiap game memiliki kehidupannya sendiri, dan kita harus siap beradaptasi,” ujarnya setelah sesi film di Auerbach Center.

Di Philadelphia, pelatih Doc Rivers menyoroti keberhasilan taktik menekan pemain Sam Hauser. Data pelacakan NBA menunjukkan Sixers menembak 10 dari 16 dan 5 dari 8 tiga angka ketika Hauser berada di lapangan, sementara Edgecombe berhasil menghambat pergerakan Hauser dengan bantuan Andre Drummond.

Prediksi dan Harapan untuk Game 3

  • Kekuatan 76ers: Momentum tiga angka yang baru ditemukan, performa Maxey yang mengancam, dan keunggulan di rumah.
  • Kelemahan Celtics: Penurunan tembakan tiga angka dan ketergantungan pada penembak yang sedang mengalami penurunan performa.
  • Faktor Penentu: Kemampuan Boston untuk memperbaiki tembakan luar dan pertahanan terhadap serangan balik 76ers.

Jika Celtics dapat mengembalikan akurasi tembakan tiga angka serta menahan serangan balik cepat Maxey, mereka masih memiliki peluang besar untuk merebut kemenangan di Game 3. Sebaliknya, Sixers berharap momentum tembakan tiga angka dapat berlanjut dan menambah tekanan pada pertahanan Boston.

Dengan kedua tim menyesuaikan strategi dan menatap pertandingan di Spectrum, drama Celtics vs 76ers dipastikan akan menyajikan aksi menegangkan yang dapat mengubah arah seri. Semua mata kini tertuju pada pemain bintang, taktik pelatih, dan kemampuan masing-masing tim untuk bangkit dari kekalahan atau mempertahankan keunggulan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *