Drama Al Ahli vs Machida Zelvia: Mahrez Bawa Trofi dan Kejutan di Ruang Ganti

Drama Al Ahli vs Machida Zelvia: Mahrez Bawa Trofi dan Kejutan di Ruang Ganti
Drama Al Ahli vs Machida Zelvia: Mahrez Bawa Trofi dan Kejutan di Ruang Ganti

Keuangan.id – 29 April 2026 | Al Ahli berhasil mengamankan gelar kedua berturut‑turut AFC Champions League 2025/2026 setelah mengalahkan tim Jepang Machida Zelvia dengan skor tipis 1‑0 pada laga final yang digelar di King Abdullah Sports City Stadium, Jeddah. Kemenangan ini tidak hanya didorong oleh gol penentu dari sebuah umpan silang Riyad Mahrez pada menit tambahan, melainkan juga oleh momen emosional di ruang ganti yang menambah warna tersendiri pada cerita final.

Mahrez: Pahlawan di Lapangan dan di Ruang Ganti

Riyad Mahrez, pemain sayap asal Aljazair yang menjadi bintang utama Al Ahli, tidak hanya mencetak gol krusial di menit ke‑118. Sebelum pertandingan, ia mengejutkan rekan‑rekan satu tim dengan memberikan hadiah khusus senilai £17.000 kepada masing‑masing pemain. Hadiah berupa barang custom tersebut mencerminkan kepedulian Mahrez terhadap moral tim, sekaligus menegaskan peran kepemimpinan yang ia bawa sejak kedatangan pertama kali di Saudi.

Selama turnamen, Mahrez mencatatkan empat gol penting, termasuk gol penentu di babak 16 besar melawan Al‑Duhail yang diperoleh lewat tendangan bebas pada menit ke‑117. Kontribusi golnya dimulai sejak fase grup, ketika ia membuka keunggulan melawan Nasaf Qarshi pada menit tambahan ke‑90+4, mengubah hasil 2‑2 menjadi 3‑2 untuk Al Ahli.

Jalannya Pertandingan Final

Final berlangsung dengan intensitas tinggi. Pada pertengahan babak kedua, pemain Al Ahli Zakaria Hawsawi melakukan tekel keras terhadap pemain Machida Zelvia, Tete Yengi, yang berujung pada kartu merah. Meskipun Hawsawi dikeluarkan, situasi tetap seimbang hingga menit tambahan.

Pada menit ke‑118, Mahrez melepaskan umpan silang dari sisi kanan yang dijangkau oleh striker muda Firas al‑Buraikan. Al‑Buraikan menanduk bola ke gawang, memberi Al Ahli keunggulan 1‑0 di depan 60.000 penonton. Gol tersebut memastikan gelar kedua berturut‑turut bagi klub bersejarah itu.

Profil Machida Zelvia: Pendatang Baru yang Mengguncang

Machida Zelvia, klub asal Jepang, muncul sebagai finalis pertama kalinya setelah hanya satu musim di Liga J1. Dikontrak oleh pelatih Go Kuroda, mantan guru SMA yang mengadopsi gaya permainan fisik dan langsung, tim ini berhasil menembus fase knockout meski tidak memiliki bintang-bintang bergengsi. Kelebihan mereka terletak pada semangat kolektif dan taktik yang menantang konvensi permainan Jepang.

Meski gagal mencetak gol di final, Machida menunjukkan ketangguhan dengan menahan tekanan Al Ahli selama hampir dua jam pertandingan, memberikan contoh bahwa klub dengan sumber daya terbatas tetap dapat bersaing di panggung Asia.

Catatan Lain di Sekitar Final

  • Al Ahli didukung penuh oleh Public Investment Fund Saudi, memungkinkan akuisisi pemain top seperti Ivan Toney, Galeno, dan Franck Kessié.
  • Georgios Donis, pelatih tim nasional Saudi, menilai perilaku Hawsawi sebagai pelajaran disiplin bagi generasi muda.
  • Rivalitas antar klub Arab Saudi dan Jepang semakin memanas, terutama setelah rumor bahwa Cristiano Ronaldo bersama Al Nassr akan memberikan penghormatan khusus kepada pemenang ACL.

Dengan kemenangan ini, Al Ahli tidak hanya menambah koleksi trofi klub, tetapi juga menegaskan dominasi sepak bola Arab Saudi di kancah Asia. Keberhasilan Mahrez, baik di lapangan maupun di luar, menjadi contoh inspiratif tentang bagaimana kepemimpinan dan kualitas individu dapat memicu kemenangan tim secara keseluruhan.

Ke depan, Al Ahli akan menyiapkan diri untuk mempertahankan gelar pada fase grup ACL berikutnya, sementara Machida Zelvia diharapkan dapat memanfaatkan pengalaman final untuk memperkuat posisi mereka di Liga J1 dan kembali menantang di kompetisi internasional.

Exit mobile version