Keuangan.id – 29 April 2026 | Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi membuka program “Istana untuk Anak Sekolah” pada Selasa, 28 April 2026. Lebih dari ratusan siswa dari jenjang SD hingga SMA berkesempatan menelusuri kompleks Istana Kepresidenan, melihat koleksi artefak bersejarah, serta mendengarkan materi tentang tata pemerintahan Indonesia.
Tujuan dan Mekanisme Program
Program ini dirancang untuk menumbuhkan rasa kebangsaan dan pemahaman tentang fungsi lembaga negara sejak usia dini. Pendaftaran dilakukan melalui portal resmi Kementerian Pendidikan, dan seleksi menitikberatkan pada motivasi dan keberagaman wilayah sekolah.
- Fasilitas pemandu khusus yang menjelaskan tiap ruangan bersejarah.
- Akses ke aula Hoegeng, ruang Sekretariat Kabinet, dan galeri seni istana.
- Transportasi bus berpendingin udara serta makanan ringan bagi peserta.
Pengalaman Langsung Para Pelajar
Febi, siswa SMAN 2 Jakarta, menyatakan rasa kagum yang mendalam setelah melihat interior istana yang sejuk dan asri. “Sesi pemaparan sangat inspiratif, memberi kami gambaran nyata tentang perjuangan para pahlawan,” ujarnya.
Azhari, siswa SMP Negeri 39, mengaku pertama kali dapat masuk ke ruang utama setelah sebelumnya hanya melihat area luar saat kunjungan resmi negara. “Saya berkesempatan bertemu Presiden dan mengucapkan terima kasih atas kesempatan ini,” tambahnya.
Tri Fauziah dan Najma menyoroti kebersihan serta tata letak simbol-simbol kenegaraan yang memukau. “Foto-foto pahlawan, patung, dan aroma sejarah membuat kami semakin bangga menjadi bagian dari bangsa,” mereka berkomentar bersama.
Sayid Mardhatillah Akbar mengaku terinspirasi untuk mengabdi pada negara, bahkan menyebutkan cita-cita menjadi Menteri Keuangan atau Presiden. “Semoga teman-teman kami di sekolah lain juga dapat merasakan pengalaman ini,” harapnya.
Jessica dan Aisyah terpesona oleh koleksi seni lukis dan arsitektur megah istana, sementara Zahira Maulidya Handayani dari SMP Negeri 60 menilai kunjungan ini menumbuhkan rasa kebanggaan nasional.
Arshadzabi Ganendra, siswa SMP Negeri 115, menekankan nilai edukatif video tentang kementerian yang diputar selama tur. “Tidak semua orang mendapat kesempatan melihat langsung proses kerja pemerintahan,” katanya.
Revan dari SMA Taruna Nusantara menuturkan bahwa kunjungan ini bagai mimpi yang menjadi kenyataan. “Saya bersyukur dapat berada di Istana Kepresidenan, terima kasih Pak Presiden,” tulisnya di media sosial resmi.
Rizmad Suratman mengungkapkan rasa terima kasihnya dalam bahasa Rusia, sementara Shafira Elyshia berharap program ini dapat menjangkau anak-anak di pelosok negeri, menumbuhkan motivasi dan aspirasi menjadi penerus bangsa.
Reaksi dan Harapan Kedepan
Para guru dan pengurus sekolah menilai program ini berhasil menghubungkan teori di kelas dengan realitas lapangan. Mereka berharap program serupa dapat diperluas ke provinsi lain, termasuk daerah terpencil.
Dengan partisipasi lebih dari 260 pelajar SMA Negeri 84 dan ratusan pelajar dari sekolah lain, “Istana untuk Anak Sekolah” menjadi contoh konkret kebijakan pendidikan yang bersinergi dengan lembaga eksekutif.
Presiden Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk tidak mencampuri urusan negara lain, sekaligus menekankan pentingnya menanamkan nilai kebangsaan pada generasi muda melalui pengalaman langsung di pusat pemerintahan.
Program ini dijadwalkan akan berlanjut secara berkala, dengan target melibatkan ribuan siswa setiap tahunnya, demi menciptakan generasi yang lebih sadar akan sejarah dan tanggung jawab berbangsa.
