Keuangan.id – 20 Mei 2026 | Bursa Asia mengalami penurunan setelah beberapa indikator ekonomi menunjukkan tren yang memprihatinkan. Salah satu faktor yang memicu penurunan ini adalah lonjakan yield Treasury AS dan harga minyak. Kondisi ini membuat investor menjadi khawatir akan munculnya inflasi gelombang kedua.
Nikkei, indeks pasar saham Jepang, mengalami penurunan sebesar 1,64 persen. Selain itu, Nasdaq dan Wall Street juga mengalami tekanan yang sama.
Perlu diketahui bahwa inflasi gelombang kedua dapat berdampak signifikan pada perekonomian. Oleh karena itu, investor dan pengamat ekonomi harus terus memantau situasi dan membuat keputusan yang tepat.











