Keuangan.id – 20 Mei 2026 | Data Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menunjukkan bahwa simpanan rekening di bawah Rp 100 juta melambat drastis. Fenomena ‘makan tabungan‘ kini makin nyata dan mempengaruhi daya beli kelas menengah bawah.
Simpanan rekening di bawah Rp 100 juta turun drastis sebesar 4,7% pada triwulan I tahun ini dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, tabungan rekening di atas Rp 100 juta meningkat sebesar 5,3% pada periode yang sama.
Kondisi ini menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia kini lebih memilih untuk melepas uangnya dari rekening tabungan daripada menyimpannya. Hal ini kemungkinan disebabkan oleh peningkatan biaya hidup, khususnya pada kelas menengah bawah.
Biaya hidup yang meningkat membuat masyarakat lebih sulit untuk menyimpan uang. Mereka lebih memilih untuk menggunakan uang mereka untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Hal ini dapat menyebabkan daya beli kelas menengah bawah menurun.











