Keuangan.id – 20 Mei 2026 | Harga minyak dunia turun tipis dalam beberapa hari terakhir. Meskipun demikian, harga Brent masih bertahan di atas USD110 per barel. Hal ini disebabkan oleh risiko Selat Hormuz dan keterbatasan pasokan global.
Di tengah-tengah situasi ini, peluang diplomasi AS-Iran masih menjadi perhatian utama. Jika berhasil, hal ini dapat mempengaruhi harga minyak dunia. Namun, sampai saat ini, harga minyak masih di bawah tekanan.
Harga minyak dunia turun tipis di akhir pekan lalu, tetapi masih belum mencapai level yang diharapkan. Meskipun demikian, investor masih memiliki harapan bahwa harga minyak akan turun lebih jauh dalam waktu dekat.
Di sisi lain, keterbatasan pasokan global masih menjadi masalah utama. Kondisi ini membuat harga minyak tetap tinggi dan tidak menurun secara signifikan.
Jadi, harga minyak dunia masih dalam keadaan yang tidak pasti. Namun, investor harus siap menghadapi situasi yang dapat berubah kapan saja.











