Keuangan.id – 04 Mei 2026 | YOII, salah satu pemain asuransi digital terdepan di Indonesia, mengumumkan kesiapan penuh untuk mengadopsi PSAK 117 serta telah menyerahkan laporan keuangan tahun 2025 yang telah diaudit sesuai ketentuan sebelum 31 Maret 2026. Langkah ini menandai komitmen perusahaan dalam meningkatkan transparansi dan kepatuhan terhadap standar akuntansi terbaru.
Memahami PSAK 117
PSAK 117 merupakan standar akuntansi khusus untuk industri asuransi yang mengatur pengakuan pendapatan, penilaian liabilitas, serta pengungkapan risiko. Implementasinya menuntut perusahaan asuransi untuk menyesuaikan sistem pelaporan keuangan, memperkuat proses penilaian aktiva dan liabilitas, serta meningkatkan kualitas data yang dilaporkan.
Strategi YOII dalam Mengadopsi PSAK 117
Untuk memastikan transisi yang mulus, YOII menyiapkan serangkaian langkah strategis, antara lain:
- Audit Internal dan Eksternal: Menjalankan audit menyeluruh terhadap laporan keuangan 2025 dengan melibatkan auditor independen.
- Peningkatan Sistem TI: Memperbarui infrastruktur teknologi informasi untuk mendukung kebutuhan pelaporan yang lebih kompleks.
- Pelatihan Karyawan: Mengadakan program edukasi bagi tim keuangan dan operasional tentang persyaratan PSAK 117.
- Konsultasi Regulator: Berkoordinasi dengan OJK dan lembaga terkait untuk memastikan kepatuhan penuh.
Dampak bagi Pemangku Kepentingan
Implementasi PSAK 117 diharapkan memberikan manfaat signifikan bagi berbagai pihak:
- Investor: Menyajikan informasi keuangan yang lebih jelas dan dapat dipercaya, memperkuat keputusan investasi.
- Nasabah: Menjamin bahwa produk asuransi yang ditawarkan didukung oleh praktik akuntansi yang solid.
- Regulator: Mempermudah pengawasan dan memastikan industri asuransi beroperasi sesuai standar internasional.
Dengan menyiapkan laporan keuangan 2025 sebelum batas akhir 31 Maret 2026, YOII menunjukkan kesiapan operasional dan komitmen terhadap tata kelola yang baik. Langkah ini juga menjadi sinyal positif bagi pasar bahwa perusahaan siap menghadapi tantangan regulasi masa depan.
