Keuangan.id – 01 Mei 2026 | Allo Bank berhasil mencatat laba bersih sebesar Rp 104 miliar pada kuartal I 2026, menandai kinerja keuangan yang solid di tengah persaingan perbankan digital. Pencapaian ini didorong kuat oleh pertumbuhan kredit sebesar 32% dan peningkatan dana pihak ketiga (DPK) sebesar 37% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan Kredit dan DPK
Kenaikan kredit menunjukkan peningkatan permintaan nasabah terhadap produk pinjaman, terutama pada segmen konsumen ritel dan UMKM. Sementara itu, DPK yang melambangkan simpanan nasabah, mencatat pertumbuhan signifikan, menandakan kepercayaan nasabah yang terus menguat.
| Indikator | Kuartal I 2026 | YoY |
|---|---|---|
| Laba Bersih | Rp 104 miliar | +45% |
| Kredit | Rp 4,2 triliun | +32% |
| DPK | Rp 5,1 triliun | +37% |
Faktor utama yang mendukung hasil positif ini meliputi:
- Ekspansi jaringan digital yang meningkatkan akses layanan.
- Strategi penetapan suku bunga kompetitif untuk menarik peminjam baru.
- Program loyalitas nasabah yang memperkuat retensi simpanan.
Ke depan, Allo Bank berencana memperluas portofolio produk digital, meningkatkan efisiensi operasional, serta menargetkan pertumbuhan kredit tahunan di atas 30% untuk mempertahankan momentum positif.











