Ahmad Muzani Dorong Percepatan IKN 2028, Siapkan Infrastruktur & Lawan Terorisme: Visi MPR untuk Masa Depan

Ahmad Muzani Dorong Percepatan IKN 2028, Siapkan Infrastruktur & Lawan Terorisme: Visi MPR untuk Masa Depan
Ahmad Muzani Dorong Percepatan IKN 2028, Siapkan Infrastruktur & Lawan Terorisme: Visi MPR untuk Masa Depan

Keuangan.id – 23 April 2026 | Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Ahmad Muzani, menegaskan bahwa pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) harus terus dipercepat agar siap beroperasi penuh pada tahun 2028. Pernyataan tersebut disampaikan dalam kunjungan resmi ke lokasi pembangunan IKN, Kabupaten Penajam Paser Utara, pada Senin (20/4/2026), bersama delegasi MPR.

Percepatan Pembangunan di Kalimantan Timur

Muzani menyoroti kemajuan signifikan sejak kunjungan terakhirnya pada akhir 2024. Gedung-gedung perkantoran, fasilitas ibadah, jaringan utilitas, dan infrastruktur dasar seperti akses jalan telah memasuki tahap penyelesaian. Menurutnya, percepatan pembangunan di wilayah Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara menjadi faktor kunci agar pemindahan pusat pemerintahan dapat berjalan sesuai tahapan yang ditetapkan pemerintah.

Ia juga mendapatkan penjelasan teknis dari Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Basuki Hadimuljono, tentang progres desain arsitektur yang mencerminkan identitas Nusantara. Muzani menyebutkan bahwa arsitektur gedung legislatif dan yudikatif telah mendapatkan persetujuan Presiden Prabowo Subianto, sehingga proses konstruksi dapat segera dimulai.

Target Operasional Penuh 2028

Dalam keterangan tertulis, Muzani menegaskan harapannya bahwa roda pemerintahan di IKN akan beroperasi pada tahun 2028. “Pemindahan ASN dapat dimulai secara bertahap tahun ini atau tahun depan, namun infrastruktur dasar harus sudah siap,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa keberadaan tiga cabang kekuasaan—eksekutif, legislatif, dan yudikatif—di satu lokasi akan memperkuat sinergi kebijakan serta mempercepat pelayanan publik.

Peran Gerindra dalam Penanggulangan Terorisme

Selain fokus pada IKN, Ahmad Muzani juga menanggapi aksi terorisme yang baru-baru ini mengguncang beberapa daerah di Indonesia. Sebagai Sekjen Partai Gerindra, ia menyerahkan sepenuhnya evaluasi kinerja aparat penegak hukum kepada Presiden Joko Widodo dan menegaskan komitmen partainya untuk membantu penanggulangan terorisme. “Terorisme mengganggu persatuan bangsa dan harkat martabat bangsa. Gerindra siap membantu negara,” tegasnya.

Pernyataan ini menegaskan posisi politik Muzani yang tidak hanya terbatas pada agenda pembangunan, melainkan juga pada keamanan nasional. Dengan menggabungkan upaya percepatan IKN dan penanggulangan terorisme, ia berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi stabilitas dan kemajuan Indonesia.

Langkah Konkret di Lapangan

Selama kunjungan, tim MPR melihat progres pembangunan Istana Presiden dan Wakil Presiden, serta fasilitas pendukung seperti area pelayanan publik, ruang terbuka hijau, dan jaringan transportasi. Muzani menekankan pentingnya penyelesaian gedung-gedung legislatif dan yudikatif yang kini telah memasuki tahap pengerjaan, serta menunggu penyelesaian akhir pada akhir 2027.

Ia juga mengingatkan bahwa kesiapan infrastruktur dasar, termasuk jaringan listrik, air bersih, dan sistem telekomunikasi, akan menjadi penentu utama kelancaran operasional lembaga negara di ibu kota baru.

Harapan Masa Depan

Dengan dukungan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah, serta partai-partai politik, Ahmad Muzani optimis IKN akan menjadi simbol kemajuan arsitektur Nusantara sekaligus pusat pemerintahan yang modern dan terintegrasi. “IKN harus menggambarkan kemajuan arsitektur Nusantara seperti yang disampaikan Presiden Prabowo,” katanya. Ia menutup kunjungan dengan menegaskan kembali komitmen MPR untuk mengikuti tahapan yang telah direncanakan, memastikan setiap fasilitas yang dibutuhkan lembaga negara tersedia dan dapat digunakan secara optimal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *