Keuangan.id – 11 Juni 2026 |
Pemadaman listrik massal di Jawa dan Bali telah menjadi perhatian serius. Institut Energi dan Kebijakan (IESR) menduga bahwa pemadaman listrik tersebut dipicu oleh kritisnya pasokan batu bara. Hal ini disebabkan oleh lambatnya pengesahan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). RKAB merupakan dokumen yang harus disetujui oleh ESDM sebelum perusahaan tambang dapat melaksanakan operasionalnya. IESR mengungkapkan bahwa keterlambatan pengesahan RKAB ini telah menyebabkan pasokan batu bara menurun, sehingga berdampak pada pemadaman listrik massal di Jawa dan Bali. Dalam beberapa bulan terakhir, Jawa dan Bali telah mengalami beberapa kali pemadaman listrik massal, yang berdampak pada kegiatan ekonomi dan sosial masyarakat.











