Keuangan.id – 03 Mei 2026 | BRILink Agen mencatat lonjakan signifikan dengan volume transaksi mencapai Rp420 triliun pada kuartal pertama tahun 2026. Pencapaian ini menegaskan kepercayaan nasabah terhadap jaringan layanan keuangan digital milik Bank BRI.
Angka tersebut merupakan peningkatan dibandingkan kuartal I 2025 yang hanya mencatat Rp350 triliun. Pertumbuhan hampir 20% ini dipicu oleh perluasan jaringan agen, peningkatan layanan digital, serta promosi program inklusi keuangan.
Faktor pendorong utama
- Peningkatan jumlah agen BRILink yang kini tersebar di lebih dari 120.000 titik layanan.
- Integrasi layanan fintech yang mempermudah pembayaran tagihan, transfer, dan pembelian produk digital.
- Kampanye edukasi nasabah yang menekankan kemudahan dan keamanan transaksi melalui agen.
Dampak terhadap profitabilitas BRI
Dengan volume transaksi yang terus naik, BRI diperkirakan akan memperoleh tambahan pendapatan komisi yang dapat meningkatkan laba bersih pada kuartal berikutnya. Analisis internal memperkirakan kenaikan pendapatan non-bunga sekitar 5-7%.
| Kuartal | Volume Transaksi (Triliun Rp) |
|---|---|
| Q1 2025 | 350 |
| Q1 2026 | 420 |
Keberhasilan BRILink Agen ini juga diharapkan dapat mendorong inklusi keuangan di wilayah pedesaan, memperluas basis nasabah, dan memperkuat posisi BRI sebagai bank dengan jaringan terluas di Indonesia.











