Vissel Kobe Gagal ke Final ACL Elite 2025/2026 Meski Empat Penyerang Catat Rekor Gol

Vissel Kobe Gagal ke Final ACL Elite 2025/2026 Meski Empat Penyerang Catat Rekor Gol
Vissel Kobe Gagal ke Final ACL Elite 2025/2026 Meski Empat Penyerang Catat Rekor Gol

Keuangan.id – 26 April 2026 | Vissel Kobe menutup kampanye AFC Champions League Elite 2025/2026 dengan catatan mengesankan namun berakhir pahit di semifinal setelah tersingkir dari Al Ahli. Empat pemain Jepang menjadi tulang punggung serangan tim asal Kobe, mencetak total 13 gol dalam delapan pertandingan.

Performa Empat Penyerang Utama

  • Yoshinori Muto – mesin gol utama dengan empat gol, masing-masing melawan Chengdu Rongcheng, FC Seoul, Al Sadd, dan Al Ahli.
  • Yuya Osako – veteran berusia 35 tahun menambah tiga gol, termasuk gol pembuka melawan Shanghai Port pada fase grup.
  • Yosuke Ideguchi – konsisten sebagai starter, mencetak tiga gol dan satu assist, serta tidak pernah menerima kartu kuning atau merah selama turnamen.
  • Taisei Miyashiro – walau hanya bermain enam laga sebelum dipinjam ke UD Las Palmas, ia mencetak brace melawan Gangwon FC dan menambah satu gol lagi.

Jalur Semifinal dan Kekalahan dari Al Ahli

Setelah menavigasi fase grup dengan catatan tak terkalahkan, Vissel Kobe melaju ke perempat final, mengalahkan tim-tim kuat dari Korea dan Arab Saudi. Pada semifinal, mereka berhadapan dengan Al Ahli Saudi, juara bertahan yang bermain di kandang dengan dukungan ribuan suporter. Galeno, bintang Brasil Al Ahli, mencetak gol penentu di menit-menit akhir, menutup peluang comeback Kobe. Kekalahan 1-0 itu menutup mimpi Kobe untuk menjuarai kompetisi kontinental.

Al Ahli Siap Pertahankan Gelar

Al Ahli, dipimpin pelatih Matthias Jaissle, menargetkan gelar beruntun pertama dalam lebih dari dua dekade. Galeno, yang mencetak tiga gol dan tiga assist di turnamen, kembali menjadi ancaman utama. Penyerang asal Inggris, Toney, juga berperan penting dengan gol krusial melawan Kobe di semifinal. Kedatangan suporter “green wall” menciptakan atmosfer menakutkan bagi tim tamu, termasuk Vissel Kobe.

Kontribusi Tim Lain: Machida Zelvia

Turnamen ini juga menyaksikan debut mengesankan Machida Zelvia, wakil Jepang ketiga setelah Vissel Kobe dan Sanfrecce Hiroshima. Meskipun akhirnya kalah 0-1 melawan Al Ahli di final, perjalanan mereka dihargai oleh Presiden AFC Sheikh Salman bin Ebrahim Al Khalifa sebagai pencapaian historis bagi tim debutan.

Analisis dan Prospek Kedepan

Kinerja empat penyerang Vissel Kobe menunjukkan potensi serangan yang beragam. Yoshinori Muto kembali menegaskan kualitasnya sebagai pemain sayap kanan, sementara Yuya Osako membuktikan masih produktif meski di usia senja. Ideguchi menambah dimensi kreatif dengan assist dan disiplin defensif, sedangkan Miyashiro menunjukkan efektivitas dalam waktu singkat.

Ke depan, Vissel Kobe perlu memperkuat lini tengah dan pertahanan untuk mengatasi tekanan tim-tim dengan kedalaman skuad seperti Al Ahli. Transfer pemain berpengalaman atau penyesuaian taktik di bawah manajer baru dapat menjadi kunci mengubah nasib di kompetisi internasional berikutnya.

Meski tidak mencapai final, Vissel Kobe berhasil menorehkan prestasi pribadi yang patut diapresiasi, sekaligus menambah pengalaman berharga bagi pemain muda yang akan menjadi tulang punggung masa depan klub.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *