Undisbursed Loan Perbankan Masih Tinggi, Pertumbuhan Kredit Sektor Riil Belum Terasa

Undisbursed Loan Perbankan Masih Tinggi, Pertumbuhan Kredit Sektor Riil Belum Terasa
Undisbursed Loan Perbankan Masih Tinggi, Pertumbuhan Kredit Sektor Riil Belum Terasa

Keuangan.id – 01 April 2026 | Bank-bank di Indonesia masih menyimpan dana kredit yang belum terpakai sebesar Rp 2.536 triliun. Angka ini menunjukkan bahwa aliran investasi riil belum optimal, meski kebijakan moneter telah memberikan likuiditas yang melimpah.

Berikut beberapa poin penting yang dapat menjelaskan situasi tersebut:

  • Volume kredit belum terpakai: Rp 2.536 triliun masih mengendap di neraca perbankan, menandakan adanya kesenjangan antara ketersediaan dana dan penyaluran ke sektor riil.
  • Pertumbuhan kredit sektor riil: Pada kuartal terakhir, pertumbuhan kredit ke sektor manufaktur, perdagangan, dan jasa hanya mencapai angka rendah, jauh di bawah target pertumbuhan ekonomi nasional.
  • Dampak ekonomi: Keterlambatan penyaluran kredit dapat memperlambat investasi produktif, menurunkan penciptaan lapangan kerja, dan menahan pemulihan ekonomi pasca‑pandemi.

Data ringkas tentang kondisi kredit perbankan:

Keterangan Nilai (triliun Rp)
Total kredit bank 9.800
Kredit terpakai 7.264
Kredit belum terpakai (undisbursed) 2.536

Analisis para pakar menekankan bahwa untuk menurunkan tingkat undisbursed loan, diperlukan kombinasi kebijakan yang mendukung peningkatan permintaan investasi riil, seperti insentif pajak, penyederhanaan perizinan, serta peningkatan kepercayaan bisnis. Selain itu, bank perlu lebih proaktif dalam menilai kelayakan kredit dengan pendekatan yang lebih fleksibel namun tetap menjaga kualitas aset.

Jika tren ini berlanjut, tekanan pada pertumbuhan ekonomi dapat meningkat, mengingat peran penting sektor riil dalam menciptakan nilai tambah dan lapangan kerja. Oleh karena itu, pemangku kepentingan—baik regulator, pemerintah, maupun lembaga keuangan—diharapkan dapat berkoordinasi untuk mempercepat aliran kredit ke proyek‑proyek produktif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *