Keuangan.id – 04 Mei 2026 | Transaksi Contactless BRI mengalami lonjakan signifikan sebesar 1.195 persen secara tahunan (YoY), menandai percepatan adopsi pembayaran nontunai di kalangan nasabah.
Lonjakan ini mendorong peningkatan pendapatan berbasis fee bank, sekaligus memperkuat agenda transformasi digital perbankan nasional.
Faktor pendorong utama
- Peningkatan jumlah kartu debit dan kredit dengan teknologi NFC.
- Peluncuran aplikasi mobile BRI yang memudahkan pembayaran QR dan tap‑to‑pay.
- Dukungan pemerintah terhadap ekosistem cashless melalui kebijakan dan insentif.
Data pertumbuhan
| Tahun | Transaksi Contactless (Miliar) | Pertumbuhan YoY |
|---|---|---|
| 2022 | 0,9 | – |
| 2023 | 10,7 | 1.195 % |
Dengan volume transaksi yang melonjak hampir sebelas kali lipat, BRI mencatat tambahan fee‑based income sekitar Rp 1,2 triliun pada kuartal terakhir. Pendapatan ini membantu menyeimbangkan margin di tengah tekanan suku bunga.
Para analis menilai bahwa tren ini akan terus berlanjut, mengingat peningkatan penetrasi smartphone dan jaringan pembayaran digital yang terus diperluas di seluruh wilayah Indonesia.











