Keuangan.id – 08 Mei 2026 | Sebuah serangan bersenjata teroris telah menewaskan ratusan warga sipil di Mali. Serangan tersebut dilakukan oleh kelompok bersenjata yang tidak dikenal dan telah mengakibatkan kematian banyak warga sipil di dua desa di wilayah tengah Mali.
Menurut laporan dari pemerintah setempat, serangan tersebut dilakukan oleh kelompok Jama’at Nusrat yang telah mengakui bertanggung jawab atas serangan tersebut. Serangan ini merupakan salah satu serangan teroris paling mematikan yang pernah terjadi di Mali.
Penyerangan di Dua Desa
Penyerangan terjadi di dua desa yang berbeda di wilayah tengah Mali. Desa tersebut telah diserang oleh kelompok bersenjata yang menggunakan senjata api dan granat. Banyak warga sipil yang tewas dan terluka dalam serangan tersebut.
Menurut laporan, lebih dari 30 orang tewas dalam serangan tersebut. Namun, jumlah korban tewas diperkirakan lebih banyak karena masih banyak warga sipil yang hilang dan belum ditemukan.
Reaksi Pemerintah
Pemerintah Mali telah mengutuk serangan teroris tersebut dan berjanji untuk menindak tegas pelaku serangan. Pemerintah juga telah meningkatkan keamanan di wilayah tersebut untuk mencegah serangan serupa terjadi lagi.
Pemerintah internasional juga telah mengutuk serangan teroris tersebut dan menyerukan agar pelaku serangan diadili. Serangan teroris di Mali telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat internasional tentang keamanan di wilayah tersebut.
Warga sipil di Mali telah menjadi korban serangan teroris yang terus-menerus. Banyak warga sipil yang telah tewas dan terluka dalam serangan tersebut. Pemerintah dan masyarakat internasional harus bekerja sama untuk mencegah serangan teroris terjadi lagi di Mali.
