Keuangan.id – 12 Maret 2026 | PT Bank Central Asia Tbk (BCA) pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun buku 2025 resmi mengangkat David Formula sebagai Direktur Teknologi Informasi. Keputusan tersebut diambil setelah David dinyatakan lulus uji kelayakan (fit and proper test) yang dilakukan oleh OJK.
Profil Singkat David Formula
Sejak 2022 David menjabat sebagai Senior Executive Vice President Strategic Information Technology Group di BCA, memimpin kebijakan strategis TI perusahaan. Dengan lebih dari 25 tahun pengalaman di bidang teknologi informasi, ia dikenal ahli dalam transformasi digital, keamanan siber, serta tata kelola sistem.
Karier Sebelumnya
- 2022‑2023: Chief Digital and Transformation, PT Prudential Indonesia.
- 2021‑2022: Direktur Informasi dan Teknologi, PT Maybank Indonesia Tbk; sebelumnya Chief Technology Officer (EVP) 2018‑2021.
- 2015‑2018: EVP Information Technology, PT Bank OCBC NISP Tbk; sebelumnya SVP Information 2013‑2015.
- 2009‑2010: General Manager System Implementation, PT Matahari Putra Prima.
- 2006‑2009: IT Audit Manager, PT Bank Commonwealth.
- 2004‑2006: IT Consultant, PT Multipolar.
- 2001‑2004: IT Coordinator, PT Sanbe Farma.
Pendidikan
David meraih gelar Sarjana Matematika dari Universitas Padjadjaran pada 2001. Ia melanjutkan studi ke luar negeri dan memperoleh Master of Science in Business Analytics dari Michigan State University pada 2014. Selain itu, ia pernah mengikuti program eksekutif di INSEAD, Singapura, pada 2013.
Tanggung Jawab Baru
Dalam peran barunya, David akan mengawasi seluruh inisiatif teknologi BCA, termasuk pengembangan aplikasi perbankan, infrastruktur cloud, keamanan siber, serta strategi data dan arsitektur sistem. Masa jabatan ditetapkan sejak penutupan RUPST hingga RUPST berikutnya pada tahun 2029.
Penunjukan ini diharapkan memperkuat agenda digitalisasi BCA, sejalan dengan target pertumbuhan dan peningkatan layanan berbasis teknologi bagi nasabah.











