Rupiah Makin Anjlok Meski BI Tahan Suku Bunga: Apa yang Bisa Dilakukan Pemerintah?

Rupiah Makin Anjlok Meski BI Tahan Suku Bunga: Apa yang Bisa Dilakukan Pemerintah?
Rupiah Makin Anjlok Meski BI Tahan Suku Bunga: Apa yang Bisa Dilakukan Pemerintah?

Keuangan.id – 16 Mei 2026 | Rupiah makin anjlok dalam beberapa hari terakhir, meskipun Bank Indonesia (BI) menahan suku bunga. Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) telah mencapai rentang yang sangat tinggi, sekitar Rp 17.500-an.

Pertanyaannya, apa yang bisa dilakukan pemerintah untuk menguatkan Rupiah dan menghindari dampak buruk melemahnya nilai tukar terhadap masyarakat?

Ekonom Indonesia Strategic and Economic Action Institution (ISEAI) Ronny P Sasmita mengatakan ada beberapa hal yang harus dilakukan pemerintah untuk memberikan dorongan agar Rupiah menguat.

Pertama, menjaga kredibilitas fiskal dan APBN agar pasar yakin defisit tetap terkendali. Kepercayaan pasar, menurutnya harus dipulihkan kembali agar investor yang tadinya menarik modalnya, kembali menyuntikkan dananya lagi ke Indonesia dan dapat menyeimbangkan nilai tukar.

Kedua, pemerintah harus memperkuat ekspor dan memperbesar devisa hasil ekspor suplai Dolar AS di dalam negeri lebih kuat. Kebijakan baru DHE menurutnya harus dioptimalkan untuk menjaga nilai tukar.

Ketiga, dalam jangka waktu panjang pemerintah mesti mempercepat hilirisasi dan substitusi impor supaya ketergantungan terhadap barang impor bisa ditekan.

Selain itu, dalam jangka pendek, Bank Indonesia harus tetap aktif menjaga pasar valas supaya pelemahannya tidak terlalu tajam dan tidak memicu kepanikan. Namun untuk menguatkan Rupiah, bahkan untuk kembali seperti target di APBN perlu hal yang jauh lebih besar.

Hal itu adalah menjaga kepercayaan pasar, anggota Komite Stabilitas Sektor Keuangan (KSSK) harus satu suara dan melakukan kebijakan dengan arah yang sama dan komunikasi yang baik.

Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Yusuf Rendy Manilet menambahkan bahwa volatilitas global saat ini memang jauh lebih tinggi dibanding beberapa tahun lalu.

Jadi, apa yang bisa dilakukan pemerintah untuk menguatkan Rupiah? Jawabannya adalah dengan menjaga kredibilitas fiskal, memperkuat ekspor, mempercepat hilirisasi dan substitusi impor, serta menjaga kepercayaan pasar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *