Keuangan.id – 04 April 2026 | PT Rajawali Amanatama Multimedia (RAAM) mencatat penurunan kerugian menjadi Rp54 miliar pada kuartal terakhir, sekaligus mengumumkan rencana ekspansi jaringan bioskop Platinum Cineplex. Meskipun pendapatan perusahaan turun menjadi sekitar Rp180 miliar, arus kas operasional tetap berada di zona positif, memberikan ruang bagi manajemen untuk melanjutkan strategi pertumbuhan.
Berikut rangkuman kunci kinerja keuangan RAOM:
- Kerugian bersih: Rp54 miliar, menurun signifikan dibandingkan periode sebelumnya.
- Pendapatan: Rp180 miliar, mengalami penurunan akibat penurunan kunjungan penonton dan penyesuaian tarif.
- Arus kas operasional: Positif, memungkinkan perusahaan untuk mempertahankan likuiditas tanpa mengandalkan pinjaman jangka pendek.
Untuk mendukung rencana pembukaan lebih banyak lokasi Platinum Cineplex, RAAM menyiapkan rights issue yang akan menambah modal dasar perusahaan. Dana yang terkumpul diproyeksikan akan dialokasikan untuk:
- Pembangunan beberapa lokasi bioskop baru di kota-kota tier‑2 dan tier‑3.
- Peningkatan teknologi layar dan sistem tiket digital.
- Penguatan jaringan pemasaran dan program loyalitas penonton.
Analisis pasar menilai bahwa meski industri hiburan menghadapi tantangan dari layanan streaming, permintaan akan pengalaman menonton di bioskop tetap kuat, khususnya untuk film blockbuster dan acara khusus. RAAM berharap ekspansi ini dapat mengembalikan pertumbuhan pendapatan dan menurunkan beban kerugian dalam jangka menengah.
Dengan arus kas yang sehat dan dukungan modal baru, RAAM berusaha memperkuat posisinya di sektor hiburan Indonesia serta meningkatkan nilai bagi para pemegang saham.











