Keuangan.id – 09 April 2026 | Saham PT Reksa Medika Karya (RMKO) mencatat lonjakan sekitar 13-20 persen pada sesi perdagangan hari ini setelah perusahaan mengumumkan rencana right issue. Meskipun kenaikan harga cukup signifikan, nilai pelaksanaan hak memesan efek tambahan (right issue) belum ditetapkan, menimbulkan ketidakpastian bagi para investor.
Right issue yang direncanakan diperkirakan akan menambah modal perusahaan secara substansial. Dengan perkiraan dilusi hingga 29 persen, kepemilikan saham existing dapat tergerus bila pemegang saham tidak mengeksekusi hak mereka. Namun, potensi penambahan modal ini diharapkan dapat memperkuat struktur permodalan dan mendukung ekspansi bisnis RMKO ke depan.
Berikut rangkuman data utama terkait right issue RMKO:
| Faktor | Detail |
|---|---|
| Kenaikan harga saham | 13-20% |
| Harga pelaksanaan | Belum ditentukan |
| Potensi dilusi | 29% |
| Tujuan penambahan modal | Ekspansi operasional & penguatan neraca |
Investor yang mempertimbangkan partisipasi dalam right issue sebaiknya menilai beberapa aspek, antara lain:
- Ketersediaan dana untuk membeli hak tambahan.
- Prospek pertumbuhan bisnis RMKO dalam jangka menengah.
- Risiko dilusi terhadap nilai kepemilikan saat ini.
Jika harga pelaksanaan diumumkan lebih rendah dari harga pasar saat ini, hak tersebut dapat menjadi peluang beli dengan potensi keuntungan. Sebaliknya, harga yang lebih tinggi dapat memperkecil daya tarik hak tersebut, terutama mengingat ketidakpastian pasar secara umum.
Secara keseluruhan, lonjakan harga saham RMKO mencerminkan antisipasi pasar terhadap langkah penambahan modal, namun ketidakjelasan harga right issue tetap menjadi faktor yang menahan keputusan investasi. Para pelaku pasar diharapkan menunggu konfirmasi resmi mengenai harga pelaksanaan sebelum mengambil langkah selanjutnya.











