Keuangan.id – 22 April 2026 | IBST Go Private resmi mengumumkan rencana untuk menutup kehadirannya di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan melakukan proses delisting. Penawaran tersebut datang dari Iforte dengan nilai Rp5.400 per saham.
Beberapa faktor utama yang mendorong keputusan ini antara lain:
- Kebutuhan restrukturisasi modal untuk meningkatkan fleksibilitas operasional.
- Keinginan pemegang saham utama memperoleh nilai premium melalui penawaran privat.
- Strategi jangka panjang perusahaan yang lebih fokus pada pengembangan bisnis tanpa tekanan pasar publik.
Jika semua persyaratan terpenuhi, keputusan final akan dibahas pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan pada Juni 2026.
Proses go private ini diharapkan memberikan ruang bagi IBST untuk melakukan perubahan struktural secara lebih cepat, sekaligus memberikan kepastian nilai bagi investor yang berpartisipasi dalam penawaran.
