Keuangan.id – 10 Maret 2026 | Reims, kota bersejarah yang terletak di jantung wilayah Champagne, Prancis, kembali menjadi sorotan tidak hanya karena warisan arsitektur Gotiknya dan produksi anggur berkelas dunia, namun juga sebagai titik persimpangan cerita olahraga, budaya, dan perjalanan mewah yang melintasi Eropa.
Warisan Budaya dan Champagne yang Menggoda
Berawal dari Reims yang pernah menjadi ibukota Kekaisaran Romawi, kini kota ini menjadi simbol kebanggaan nasional dengan Katedral Notre-Dame yang menjadi tempat penobatan raja-raja Prancis. Selain itu, Reims dikenal secara global sebagai pusat produksi Champagne. Selama festival tahunan Champagne Week, ribuan wisatawan mengunjungi rumah-rumah kilang besar seperti Moët & Chandon, Veuve Clicquot, dan Taittinger untuk merasakan keistimewaan rasa yang hanya dapat dihasilkan dari terroir unik wilayah ini.
Reims dalam Sorotan Sepak Bola Prancis
Di arena olahraga, Stade de Reims kembali menunjukkan performa stabil di Ligue 1. Meskipun belum berhasil menyalip pemimpin klasemen, tim asal Reims berhasil mencatatkan tiga kemenangan beruntun pada bulan Februari, termasuk kemenangan dramatis 2‑1 melawan Paris Saint-Germain (PSG). Prestasi ini menambah tekanan pada PSG yang baru-baru ini mengalami kekalahan mengejutkan 3‑1 dari AS Monaco di Ligue 1, sebuah pertandingan yang menandai kebangkitan kembali Monaco dalam perebutan gelar.
Kemenangan Monaco tersebut tidak hanya mengubah dinamika klasemen, tetapi juga menimbulkan pertanyaan tentang konsistensi PSG menjelang laga penting di Liga Champions melawan Chelsea. Sementara itu, para pendukung Stade de Reims menantikan pertemuan berikutnya melawan lawan-lawan papan atas, berharap tim dapat meniru semangat kebersamaan yang baru saja dikelola oleh Monaco melalui sesi ikatan tim di awal Februari.
Mini Restomod “Purple Myrtle” Membawa Reims ke Peta Perjalanan Mewah
Sementara sorotan sepak bola menambah kegembiraan, dunia otomotif juga menampilkan Reims sebagai destinasi akhir dalam perjalanan epik Wood & Pickett Mini restomod yang dikomisi oleh komedian Inggris Paul Smith. Mobil “Purple Myrtle”, hasil kolaborasi antara Wood & Pickett dan Callum Designs, direncanakan mengelilingi Eropa selama tiga minggu, mencakup pemberhentian di kota-kota ikonik termasuk London, Amsterdam, Cologne, dan akhir perjalanan di Reims.
Paul Smith menekankan bahwa kunjungan ke Reims akan menjadi kesempatan untuk mencicipi champagne eksklusif serta menikmati atmosfer kota tua yang dipenuhi festival musik dan kuliner. Rencana perjalanan ini sekaligus menyoroti peran Reims sebagai gerbang budaya dan gastronomi di kawasan Champagne.
Hubungan Antara Musik, Champagne, dan Reims
Di sisi lain, komposer kontemporer Max Richter baru-baru ini menciptakan karya musik terinspirasi dari champagne. Meskipun detail lengkap masih belum dirilis secara luas, karya tersebut diprediksi akan dipentaskan dalam acara musik klasik di Reims pada musim gugur mendatang, menambah dimensi artistik pada kota yang sudah kaya akan sejarah.
Kesimpulan
Reims kini berdiri sebagai titik temu antara warisan sejarah, produksi champagne kelas dunia, dinamika sepak bola Prancis, serta perjalanan mewah yang melibatkan mobil ikonik. Dari kemenangan mengejutkan Monaco atas PSG yang mengubah lanskap Ligue 1, hingga mini restomod “Purple Myrtle” yang menambah eksposur internasional pada kota ini, Reims menunjukkan kemampuannya menjadi pusat perhatian dalam berbagai bidang. Bagi wisatawan, pecinta olahraga, dan penikmat budaya, Reims menawarkan paket lengkap yang tak tertandingi, menjanjikan pengalaman yang memadukan keanggunan, semangat kompetitif, dan keindahan alam Prancis yang menawan.









