PSS Sleman Gagal Kunci Kemenangan, Imbang 1-1 Lawan Kendal Tornado FC di Stadion Sriwedari

PSS Sleman Gagal Kunci Kemenangan, Imbang 1-1 Lawan Kendal Tornado FC di Stadion Sriwedari
PSS Sleman Gagal Kunci Kemenangan, Imbang 1-1 Lawan Kendal Tornado FC di Stadion Sriwedari

Keuangan.id – 30 Maret 2026 | PSS Sleman harus puas berbagi angka dengan Kendal Tornado FC pada pekan ke-22 Pegadaian Championship 2025/2026. Pertandingan yang digelar di Stadion Sriwedari, Solo, pada Minggu, 29 Maret 2026 berakhir dengan skor imbang 1-1. Gol pertama dicetak oleh Riko Simanjuntak pada menit ke-51, namun hanya tiga menit kemudian Dimas Sukarno Putra menyamakan kedudukan lewat eksekusi set‑piece, menambah ketegangan di babak kedua.

Rangkaian Laga dan Statistik Kunci

Sejak peluit awal, PSS menampilkan pola serangan agresif, memanfaatkan kecepatan sayap kanan Riko Simanjuntak dan dukungan tengah Gustavo Tocantins. Pada menit ke‑48, kiper Ega Rizky melakukan penyelamatan krusial terhadap tendangan keras Patrick Cruz, menjaga gawang tetap bersih hingga jeda gol pertama.

Kendal Tornado FC, yang menempati posisi keempat klasemen Grup Timur, tak tinggal diam. Setelah gol balik, mereka mengintensifkan tekanan, namun peluang tambahan tidak dapat dimanfaatkan. Upaya Riko Simanjuntak untuk menggandakan keunggulan pada menit ke‑76 berakhir dengan tendangan meleset setelah menerima umpan silang Saiful Djoge.

Tim Poin Posisi
PSS Sleman 46 1
Persipura Jayapura 43 2
Barito Putera 42 3
Kendal Tornado FC 41 4

Dengan satu poin tambahan, PSS tetap memimpin klasemen sementara Grup Timur, selisih tiga angka dari Persipura. Namun, selisih poin yang tipis menambah tekanan pada lima laga tersisa menjelang fase promosi.

Pernyataan Pelatih dan Pemain

Setelah pertandingan, pelatih PSS, Ansyari Lubis, mengakui timnya kehilangan fokus pada situasi bola mati yang menjadi faktor utama imbang. “Kita bisa ambil keunggulan, tapi problem kita yang harus dievaluasi lagi di bola mati tadi kita lengah. Itu yang membuat pertandingan jadi seri,” ujarnya dalam konferensi pers.

Ansyari menekankan pentingnya konsistensi dalam lima laga akhir. Ia menambahkan, “Margin satu poin sangat menentukan di akhir kompetisi. Pemain harus lebih fokus lagi di pertandingan selanjutnya, terutama menghadapi kompetitor langsung seperti Persipura dan Barito Putera.”

Winger PSS, Riko Simanjuntak, menilai pertandingan berlangsung seimbang. “Kedua tim bermain disiplin, peluang terbatas. Kami sempat unggul, namun mereka cepat membalas. Hasil ini adil bagi kedua tim,” kata Simanjuntak yang berusia 34 tahun.

Taktik dan Perubahan Formasi

Ansyari menjelaskan keputusan menurunkan dua striker sejak awal sebagai respons terhadap formasi tiga bek Kendal Tornado. “Dua striker memberi kami fleksibilitas melawan tiga bek, sehingga serangan tidak terhambat,” jelasnya.

Absennya beberapa pemain inti seperti Frederic Injai dan Dominikus Dion memaksa Ansyari mengandalkan pelapis. Kim Kurniawan dan Figo berhasil mengisi kekosongan, menunjukkan kedalaman skuad PSS yang cukup untuk menghadapi beban jadwal.

Di sisi lain, Kendal Tornado FC menunjukkan organisasi pertahanan yang rapat, terutama pada eksekusi set‑piece yang berhasil mengubah hasil pertandingan.

Dengan sisa lima pertandingan, PSS harus memaksimalkan poin di kandang dan menghindari kesalahan pada bola mati. Jika berhasil, peluang promosi ke BRI Super League musim depan akan semakin terbuka.

Secara keseluruhan, pertandingan berakhir dengan skor 1-1 yang mencerminkan kualitas dan ketangguhan kedua tim. PSS tetap berada di puncak klasemen, namun tekanan kompetitif menuntut konsistensi dan perbaikan pada aspek taktikal, terutama dalam situasi bola mati, agar dapat menutup musim dengan hasil yang memuaskan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *