Keuangan.id – 07 April 2026 | PT Pertamina Hulu Energi (PHE) mencatat pencapaian penting dengan produksi minyak dan gas bumi (migas) yang melampaui 1 juta barrel of oil equivalent per day (BOEPD). Angka ini menandai peningkatan signifikan dibandingkan periode sebelumnya dan menjadi bukti nyata dari upaya percepatan pengembangan lapangan migas perusahaan.
Beberapa faktor utama yang berkontribusi pada lonjakan produksi antara lain:
- Investasi intensif: PHE meningkatkan alokasi dana untuk eksplorasi dan pengembangan lapangan, terutama di wilayah-wilayah dengan potensi tinggi.
- Teknologi canggih: Penerapan teknologi pengeboran horizontal, enhanced oil recovery (EOR), dan sistem monitoring real-time mempercepat laju produksi.
- Kolaborasi strategis: Kerjasama dengan mitra internasional dan domestik memperkuat transfer pengetahuan serta akses ke peralatan modern.
Pengembangan lapangan utama yang sedang dipercepat meliputi:
| Lapangan | Lokasi | Status Pengembangan |
|---|---|---|
| Lapangan A | Sumatera Selatan | Fase 2 – Pengeboran sumur tambahan |
| Lapangan B | Kalimantan Timur | Implementasi EOR |
| Lapangan C | Jawa Barat | Optimasi produksi lapangan tua |
Target jangka menengah PHE adalah mempertahankan produksi di atas 1 juta BOEPD sekaligus meningkatkan rasio gas terhadap minyak, selaras dengan kebijakan nasional untuk memperkuat ketahanan energi. Dengan langkah-langkah tersebut, PHE berharap dapat berkontribusi signifikan terhadap pasokan energi dalam negeri serta memperkuat posisi Indonesia di pasar migas regional.











